Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, December 26, 2018

Peringkat Indonesia di Dunia Soal Spam

Peringkat Indonesia di Dunia Soal Spam


Pada pertengahan Desember 2018, Truecaller merilis laporan tahunan bertajuk “Truecaller Insight Special Report” atau daftar 20 negara di dunia dengan tingkat spam tertinggi.

Di dalam laporannya, Truecaller menyebutkan daftar negara dengan tingkat spam tertinggi tersebut untuk membantu para pengguna layanan dialer ini mengidentifikasi panggilan spam secara umum.

Ironisnya, Indonesia berada di peringkat 16. Bahkan di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat spam tertinggi.

Hal itu dikarenakan sebanyak 15 % dari semua panggilan yang diterima pengguna Truecaller di Indonesia adalah panggilan spam. Rata-rata, terdapat 9,9 panggilan spam per bulan dialami pengguna di Indonesia, diikuti oleh Malaysia dengan 6 panggilan tiap bulannya.

Melihat pertumbuhan spam 161 % di Indonesia sejak awal tahun 2018, Truecaller menemukan basis pengguna telah berkembang menjadi 1,3 juta orang.

Pelaku spam di tanah air didominasi oleh sektor layanan keuangan dan operator dengan 81 % panggilan, mencakup berbagai penawaran yang sangat mengganggu.

Selain itu, pengguna Truecaller juga mengeluhkan jenis panggilan spam terkait penipuan yang persentasenya mencapai 10 %. Hal ini diikuti oleh perusahaan asuransi, sebesar 20 %.

“Panggilan spam yang telah diblokir dan diidentifikasi oleh Truecaller tahun 2018 mencapai 19 juta dan hal ini sangatlah mengejutkan,” tulis Truecaller dalam keterangan resminya.

Sementara itu, negara dengan tingkat spam tertinggi global adalah Brasil, rata-rata penerimaan spam mencapai 37,5 panggilan tiap bulan. Brasil mengalami 81 % kenaikan dalam setahun.

Di Negeri Samba, spammer tertinggi adalah telemarketer, operator dan penipuan. Memasuki tahun politik, masyarakat Brasil juga diganggu oleh kampanye politik.

Negara berikutnya adalah India yang persentase panggilan spam-nya turun 1,5 % dibanding tahun 2017. Mereka rata-rata menerima 30,7 panggilan tiap bulan.

Sementara Chili, Afrika Selatan, Meksiko dan Peru mengikuti India. Amerika dan Yunani juga masuk 10 besar negara dengan spam tertinggi.

Truecaller telah mengidentifikasi dan memblokir 17,7 miliar panggilan spam secara global dan membantu mengidentifikasi lebih dari 74,1 miliar panggilan secara umum untuk pengguna mereka.

Kategori pemanggil yang masuk di laporan meliputi operator, penipuan, gangguan, layanan keuangan, asuransi, telemarketer, penagih utang, politik, robocall, dan e-commerce.

Monday, May 1, 2017

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel VIVO V% Meledak di India
Ponsel VIVO V% Meledak di India
Kasus ponsel meledak kembali terjadi. Setelah Samsung, Apple, dan Xiaomi, insiden ini menimpa Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) saat tengah diisi ulang baterainya.

Ada dua laporan mengenai kejadian meledaknya ponsel tersebut. Keduanya sama-sama terjadi di India. Kasus pertama terjadi minggu lalu, di sebuah toko. Akibat ledakan tersebut, bagian belakang ponsel V5 meleleh.

Selang beberapa hari, kasus kedua menimpa pengguna di Karnal, Haryana. Kejadiannya serupa, yakni ponsel meledak saat diisi ulang baterainya. Tapi tak seperti kasus pertama, bagian belakang ponsel masih terlihat utuh.

Dilansir dari Techdroider, Senin (1/5/2017), pihak Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) India belum memberikan tanggapan atas kejadian nahas ini.

Kejadian meledaknya ponsel Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) ini menambah daftar panjang kasus ponsel meledak di dunia. Sebelumnya, kasus serupa terjadi pada ponsel berteknologi milik Samsung, Apple dan Xiaomi. Kebanyakan kasus terjadi saat ponsel tengah diisi ulang baterainya.

Karena itu, tidak ada salahnya kita memperhatikan kondisi ponsel saat sedang diisi ulang baterai. Jika bodi ponsel mengalami panas yang tidak wajar, baiknya segera cabut charger.

Disarankan juga untuk tidak melakukan charging sepanjang malam. Selain itu, jangan meletakkan ponsel yang sedang charging di atas permukaan yang rentan terbakar seperti tempat tidur. Terakhir, jangan gunakan ponsel saat tengah diisi ulang baterai.

Friday, April 28, 2017

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Situs Telkomsel diretas sedari pagi sebelum akhirnya pulih di sore hari. Hacker memberi pesan bahwa Telkomsel memberikan tarif internet mahal.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah pun angkat bicara. Menurutnya tarif internet yang ditawarkan oleh anak perusahaan Telkom ini tidak mahal.

"Bicara tarif internet secara umum di Indonesia, bahwa kita itu paling murah ketiga di dunia. Itu kira-kira kondisi kita pada saat ini," ujar Ririek di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Baca Juga : Kronologi Hacker yang Menyerang Website TELKOMSEL

Lebih lanjut, Ririek menuturkan ada tiga hal kenapa tarif internet dirasa paling mahal. Tiga hal itu dilihat layanan telekomunikasi secara luas.

Pertama adalah harga terjangkau. Dikatakan Ririek bahwa Telkomsel menawarkan tarif dengan harga terjangkau, tapi tidak terlalu murah juga.

"Karena kalau terlalu murah gak baik buat masyarakat juga," ucapnya.

Kedua tentang keberlanjutan. Percuma menyediakan tarif dengan harga terjangkau, tapi penyedia telekomunikasi atau operatornya tidak memberikan kualitas yang mumpuni kepada pelanggan.

Ketiga yaitu soal jangkauan. Anak perusahaan Telkom ini senantiasa selalu berupaya untuk menghadirkan layanannya dari Sabang sampai Merauke.

"Telkomsel selalu memberikan harga, kualitas, dan jangkauan tidak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa tapi di seluruh Indonesia dengan layanan semaksimal mungkin," kata Ririek.

Soal Tarif Telkomsel yang Mahal

Hacker yang meretas situs Telkomsel mengeluhkan tentang mahalnya tarif data internet operator itu. Apa benar tarif internetnya lebih mahal dari negara lain?

Jawabannya: tidak! Itu menurut pendapat Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB Muhammad Ridwan Effendi. Dalam catatannya, tarif internet Telkomsel dan operator lainnya, tidak lebih mahal.

"Tarif data internet Telkomsel masih sangat wajar. Bahkan, kita masih termurah di dunia sesudah India," ujar Ridwan yang sempat dua periode menjabat sebagai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) kala dihubungi, Jumat (28/4/2017).

Klaim itu disampaikan olehnya berdasarkan pengalamannya dengan operator di luar negeri. Dipaparkan Ridwan, operator seluler di Amerika Serikat, misalnya, menawarkan tarif 40 USD atau sekitar Rp 520 ribu untuk paket 8GB.

"Di kita ada paket yang 45 ribu. Di luar coba, di Spanyol Rp 500 ribu, di Amerika Rp 520 ribu. Kemarin di Cordoba, saya kena 30 euro untuk paket yang sama. Untuk tarif voice relatif sama, 10 sen per menit. Sekitar Rp 1.700 per menit. Sementara kalau di Inggris, sekitar 15 sen poundsterling per menit atau Rp 3.000 per menit," ujarnya.

Dengan demikian, tarif voice atau percakapan suara di luar negeri, rata-rata masih lebih tinggi dua kali lipat. Bahkan, tegas Ridwan, tarif data di luar negeri bisa sampai dengan 10 kali lipat lebih mahal dibanding operator di Indonesia.

"Jadi kalau voice, walaupun di luar negeri lebih mahal, ordenya masih 1-2 kali lebih mahal. Beda dengan data kan, jauh lebih mahal. Tarif voice di luar sama di kita sampai dengan dua kali saja, tapi kalau tarif data bisa sampai dengan sepuluh kalinya di kita," ucapnya.

Website TELKOMSEL yang tidak secure
Website TELKOMSEL yang tidak secure
Dengan kondisi ini, justru Ridwan menilai, operator pada saat ini masih lebih banyak melakukan subsidi silang dari layanan voice ke data. Justru jika hal itu diterapkan ke pengguna, akan tidak adil bagi masyarakat luas.

"Semua operator sekarang ini mensubsidi harga paket data dari revenue voice. Dari sisi kerakyatan ini sangat tidak adil, revenue voice kebanyakan berasal dari masyarakat menengah ke bawah, sementara pemakai data adalah masyarakat menengah ke atas," papar Ridwan.

"Perlu disadari pada saat ini tarif paket data retail kebanyakan masih di bawah ongkos produksi. pada saat ini terbukti efek gunting itu, dimana trafik data melesat semakin tinggi, sementara revenue operator datar-data saja. Kelihatannya Telkomsel ingin mengurangi gap itu," jelasnya lebih lanjut.

Sementara menurut Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel, tarif yang mereka tawarkan ke pelanggan merujuk pada komponen biaya jaringan, termasuk untuk kebutuhan akses bandwidth internasional.

Ia pun berterima kasih dan menghargai keluhan masyarakat pengguna soal tarif kuota Internet. Hal ini, menurutnya, telah menunjukkan bahwa produk seluler Telkomsel digunakan oleh masyarakat luas.

"Untuk itu, Telkomsel menawarkan berbagai pilihan paket Internet kepada pelanggan, dengan berbagai pilihan harga. pada saat ini, pelanggan Telkomsel mencapai 169 juta pelanggan dimana sekitar 50% diantaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G," ujarnya.

"Terkait tarif tentunya ini berkaitan dengan kualitas yang ingin kami berikan agar pelanggan dapat menikmati layanan broadband Telkomsel di mana pun mereka berada," papar Adita lebih lanjut.

pada saat ini layanan Telkomsel hadir di 95% wilayah populasi Indonesia melayani seluruh pelanggan hingga ke pelosok negeri dan bahkan hingga perbatasan. Layanan 4G Telkomsel juga telah hadir di sekitar 500 ibu kota/kabupaten untuk memberikan pelanggan pengalaman internet cepat.

Telkomsel juga telah melaksanakan pembangunan sekitar 25,000 BTS baru sepanjang 2016, yang mana 92% diantaranya merupakan BTS 3G/4G. Total pada saat ini, Telkomsel memiliki total BTS sekitar 137,000 unit, dengan komposisi BTS 3G/4G sebesar 61%.

"Semua ini tentunya kami tujukan untuk bisa membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas Adita.

Variasi Skema Tarif di Setiap Provider

Dari pemaparan Telkomsel sebelumnya, operator seluler yang identik dengan warna merah ini menawarkan skema tarif yang cukup bervariasi. Namun justru variasi itu yang dikeluhkan oleh sang hacker pada saat mengusili tampilan situs Telkomsel.

"Gue kagak butuh HOOQ, VIU, iming-iming kuota music ame video lu. Gue cuma butuh KUOTA INTERNET. TITIK," demikian tulis sang peretas yang mengganti tampilan situs Telkomsel dari merah putih menjadi hitam kelam, Jumat (28/4/2017).

Telkomsel sebelumnya memang menggandeng sejumlah mitra sebagai penyedia konten. Untuk konten musik, digandenglah mitra seperti Joox, Guvera, dan LangitMusik, serta Viu dan Hooq untuk konten video.

Telkomsel menawarkan paket Music Max dengan kuota 2GB dengan harga Rp20.000. Penawaran itu berlaku untuk masa aktif selama 30 hari. Itu artinya mereka yang berlangganan paket ini dapat memutar lagu sepuasnya di aplikasi musik seperti Joox, Guvera, LangitMusik, aplikasi radio Prambors dan Gen FM.

Sementara untuk konten video, Telkomsel punya Viu, Hooq, dan Catchplay. Untuk mengaksesnya, pelanggan Telkomsel harus punya paket data VideoMax.

Paket VideoMax untuk Hooq bervariasi dari Rp 20.000 hingga Rp50.000. Harga Rp20.000 berlaku untuk pemakaian 30 hari dengan jumlah data 3GB. Sementara di harga Rp50.000 berlaku untuk 30 hari dengan kapasitas 7GB.

Sedangkan paket VideoMax untuk Viu dibanderol Rp80.000 untuk masa aktif 30 hari dengan kapasitas 12GB. Namun itu semua merupakan paket tambahan.

Di luar Viu dan Hooq, Telkomsel juga menawarkan layanan video streaming dari Catchplay, perusahaan asal Taiwan. Mereka menawarkan data 2GB untuk menonton berbagai film dengan masa aktif 30 hari dengan harga Rp66.000.

Jika dibandingkan kompetitor, Telkomsel punya jenis paket hiburan yang lebih variatif. Indosat misalnya dengan IM3 Ooredoo menawarkan semua 'paket sampingan' dalam satu paket internet besar bernama Freedom Combo.

Pengguna yang memakai paket internet itu bisa sekaligus menikmati layanan musik Spotify dan layanan video Iflix tanpa perlu membeli paket tambahan lain.

Harga paket Freedom Combo pun bervariasi mulai dari Rp59.000 dengan bonus 1GB untuk akses Spotify dan Iflix hingga paket senilai Rp199.000 dengan bonus akses kedua layanan itu sebanyak 5GB.

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah


Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Harga yang terbilang murah membuat ponsel black market (BM) kerap dipilih konsumen. Padahal, bila membelinya, pengguna justru malah akan dirugikan.

Hal ini disampaikan CEO Meizu Indonesia Leakey, saat berbincang dengan Kami beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, banyaknya ponsel BM beredar di pasaran, membuat vendor pusing tujuh keliling.

Pasalnya, keberadaan ponsel tersebut dapat merusak pasar dan memberi kerugian yang tidak sedikit bagi konsumen. "Sangat-sangat merugikan konsumen," kata Leakey.

Saat ini, vendor ponsel tidak dapat berbuat banyak untuk membendung masuknya perangkat BM ke Indonesia. Mereka hanya bisa mengajak konsumen memilih ponsel resmi.

"Lewat website dan media sosial Meizu, kami mengajak konsumen untuk memilih produk resmi," tutur Leakey.

Untuk membedakan perangkat BM dan resmi sendiri memang cukup sulit. Karena secara bentuk dan spesifikasi relatif sama. Tapi, memang kebanyakan ponsel BM selalu dibanderol jauh lebih murah ketimbang resmi.

Leakey menyarankan lebih baik membayar lebih mahal untuk membeli produk resmi. Sebab keuntungan yang diterima konsumen jauh lebih banyak. Paling utama adalah ketenangan.

Konsumen akan mendapat garansi resmi. Dengan demikian, ketika terjadi kerusakan perangkat, mereka dapat mengklaim perbaikan di service center.

"Banyak ponsel BM yang masuk ke service center, tapi garansinya tidak berlaku," ungkap pria berkacamata itu.

Leakey berharap pemerintah dapat bertindak tegas untuk mengatasi masuknya ponsel BM di Indonesia. Pasalnya, jika tidak ditanggulangi, maka akan merusak pasar. Padahal vendor sudah berusaha memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

"Kami percaya dengan Undang-Undang yang berlaku di sini. Semoga pemerintah dapat segera mengatasi," pungkas Leakey.

Penggunaan IMEI Bisa Mengatasi Black Market

Peredaran ponsel ilegal di pasar gelap (black market) masih saja merajalela. Memang diperlukan langkah tegas untuk membabat habis ruang bagi ponsel BM, dengan memblokir IMEI misalnya.

Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) menyebutkan, banjir ponsel BM semakin deras mendekati Lebaran.

Mulai dari lapak online sampai pusat perdagangan ponsel di Roxymas dan mal Ambasador, dikatakan Lee jadi tempat berbagai tipe ponsel BM dijajakan para penjualnya.

"Masalah black market ini gak ada habisnya, tetap banjir sekarang. Apalagi mendekati lebaran," ujarnya saat berbincang dengan Kami, Rabu (15/6/2016).

Maka dari itu, Lee mendorong pemerintah untuk lebih berani memerangi ponsel ilegal yang secara jelas tak menyetor pajak ke negara. Salah satu cara yang diusulkan adalah dengan melakukan pemblokiran IMEI.

Ada tiga kementerian -- yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan — yang memiliki peran dalam menggolkan aturan pemblokiran IMEI tersebut, jelas Lee.

"Tiga kementerian ini harus kompak untuk membahasnya. Agar negara tak terus-terusan rugi (ponsel BM karena tak bayar pajak)," pungkasnya.

Menurut Gadget Enthusiast Lucky Sebastian, IMEI alias International Mobile Equipment Identity ibarat 'KTP' bagi setiap perangkat. Jadi pada smartphone sebenarnya ada dua tanda identitas, kalau di kita seperti KTP.

Pertama adalah serial number, ini identitas dari pabrikan. Kedua adalah identitas untuk menggunakan network, yang kita kenal dengan nama IMEI, yang terdiri dari kode unik 15 angka. Di dalamnya terdapat grup kode untuk menentukan perangkat jalan di jaringan apa, misalnya GSM atau CDMA.

"IMEI ini akan terbaca oleh operator, jadi yang tahu banyak soal perangkat apa ada dimana adalah operator," kata Lucky.

IMEI pastinya bisa diblokir, dimana secara teknis hal ini bisa dilakukan oleh operator atas restu regulator. Alhasil, kalau IMEI diblok, perangkat tersebut tidak bisa menggunakan network dari operator, tetapi tetap jalan via WiFi. Intinya tidak bisa digunakan untuk fungsi telepon dan data dengan SIM operator.

"Seperti di Amerika atau negara-negara Eropa yang menjual perangkat dengan sistem kontrak. Cara menjaga sistem kontrak ini adalah dengan memblok IMEI, jadi hanya dengan kartu operator tertentu device tersebut akan jalan," lanjut lucky.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah IMEI yang sudah diblokir bisa diakali untuk digunakan seperti kondisi normal? Jawabannya, bisa saja dalam beberapa kasus.

Misalnya kita membeli sebuah smartphone yang di sananya sistem kontrak, katakanlah milik T-Mobile. Sesuai tipenya, banyak di website menawarkan unlock device, dengan membayar sejumlah uang tertentu, mereka akan memberikan kode unlock.

Karena biasanya, pada sistem kontrak, setelah device habis sistem kontraknya, pelanggan bisa mengajukan unlock IMEI kepada operator sehingga bisa dipakai dengan SIM dari operator lain. Nah, celah ini yang digunakan untuk membeli kode unlock.

"Beberapa device juga lock IMEI-nya dilakukan pada software perangkat, sehingga bisa diakali dengan software tertentu untuk unlock," jelas Lucky.

Jadi, jika IMEI diblok oleh operator maka si perangkat tidak dapat menggunakan SIM dari operator tersebut. Hanya saja, di Indonesia kan ada beberapa operator, pertanyaannya apakah memungkinkan semua operator memberlakukan blok yang sama pada imei tertentu? Ya bisa saja. Tetapi lain cerita jika sudah berbeda negara.

"Jadi bisa saja perangkat yang diblok oleh operator Indonesia, tetap bisa digunakan di operator luar," Lucky menandaskan.

Direktur Utama Telkomsel Bicara Soal Kronologi Hacker yang Meretas Situs Telkomsel

Direktur Utama Telkomsel Bicara Soal Kronologi Hacker yang Meretas Situs Telkomsel

Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Insiden peretasan situs Telkomsel pada hari ini oleh hacker, membuat jajaran direksi Telkomsel angkat bicara. Seperti diketahui, situs Telkomsel sempat diretas oleh hacker diduga dilatarbelakangi tarif internet yang dipungut anak perusahaan BUMN yang mahal.

HACKER kesal tarif TELKOMSEL mahal

Acara yang berlangsung di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017), dipimpin langsung oleh Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

"Jam lima pagi website kita diretas terus sekitar jam 05.30 sudah serentak beredar di media sosial," ujar Ririek.

"Menyadari hal itu, kami melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki dan mengamankan website. Lalu, website kami berangsur normal kembali jam tiga sore tadi. Walau lambat, tapi sudah beroperasi normal kembali," ungkapnya.

Disampaikan Ririek, Telkomsel mencoba belajar dari pengalaman peretasan situsnya pada hari ini. Agar di kemudian hari tidak terulang kembali kejadian serupa.

"Kita lakukan langkah-langkah dengan fokus recovery situs, sehingga hal ini tidak terulang lagi. Kami senantiansa memberikan layanan terbaik yang tersebar tak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa, tapi di seluruh daerah Indonesia," tuturnya.

Saat ini, situs Telkomsel memang sudah pulih. Sedangkan pihak hacker yang melakukan serangan belum diketahui identitasnya.

Data Pelanggan TELKOMSEL Dijamin Aman

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, menegaskan bahwa peretasan situsnya tak ada hubungannya dengan data pelanggannya yang mencapai 169 juta di seluruh Indonesia.

"Situs yang diretas ini stand alone (terpisah). Situs yang diretas ini terpisah dengan server yang menyimpan data pelanggan. Ini semata-mata hanya server yang memberikan informasi di dalamnya tidak ada database pelanggan," kata Ririek dengan tegas di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Ririek mengungkapkan pemberitaan media yang menyatakan bahwa peretasan situs Telkomsel ini berisiko terhadap bobolnya data pelanggan anak perusahaan BUMN ini.

"Di situs ini tidak ada transaksi di dalamnya maupun data base pelanggan kami. Data-data itu ada di tempat yang lebih aman lagi," ungkapnya.

Ririek menceritakan bahwa situa yang diretas oleh hacker ini sejatinya bagian terakhir yang akan dipindahkan oleh Telkomsel ke server yang baru dan lebih aman. Namun, kata Ririek, sebelum dipindahkan sudah lebih dulu diretas.

"Kami mempunyai beberapa server dan yang diretas ini adalah yang terakhir untuk kami migrasikan. Nanti kita migrasikan ke server yang lebih aman lagi," imbuh dia.

Maka dari itu, bos Telkomsel ini saat ini lebih fokus untuk melakukan mitigasi pemulihan situsnya. Sehingga kejadian serupa takkan terulang lagi di kemudian hari.

"Kami lakukan langkah-langkah dengan fokus recovery situs, sehingga hal ini tidak terulang lagi. Kami senantiansa memberikan layanan terbaik yang tersebar tak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa, tapi di seluruh daerah Indonesia," tuturnya.

Friday, April 21, 2017

Sukabumi Menuju Smart City

Sukabumi Menuju Smart City

Pemerintahan Sukabumi yang terus berinovasi demi warganya
Pemerintahan Sukabumi yang terus berinovasi demi warganya
Pemerintahan di Kota Sukabumi bersama salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat Ooredoo meluncurkan aplikasi perpustakaan digital i-Sukabumi sebagai langkah awal kolaborasi keduanya untuk mewujudkan konsep Smart City.

Perpustakaan digital pertama di Jawa Barat ini memiliki koleksi buku elektronik yang cukup lengkap dan bisa langsung dinikmati masyarakat secara gratis. Dalam peluncurannya, ada 2.500 judul buku yang didonasikan salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat.

Aplikasi perpustakaan digital yang dibangun Aksaramaya ini, bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat setempat menuju konsep Smart Society yang menjadi salah satu pilar konsep Smart City berbasis teknologi Informasi.

Dengan komitmen untuk mendukung transformasi kota menjadi konsep Smart City dan dengan solusi Single Window City Dashboard yang lengkap ditambah dengan aplikasi perpustakaan digital ini, salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat mendapatkan kepercayaan dari Pemkot Sukabumi untuk bekerja sama menguji coba platform konsep Smart City.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara President Director dan CEO salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat Ooredoo Alexander Rusli dan Walikota Sukabumi Mohamad Muraz, kedua belah pihak sepakat untuk bersama-sama memulai transformasi Kota Sukabumi menuju kota cerdas.

Menurut sang walikota, peluncuran i-Sukabumi disertai dengan penandatanganan MoU konsep Smart City ini adalah bukti bahwa Pemerintahan di Kota Sukabumi sangat peduli terhadap pemanfaatkan perkembangan teknologi solusi ICT untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya.

"Ke depannya dengan penerapan konsep Smart City di Sukabumi ini, pemerintahan di kota akan mewujudkan pelaksanaan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat kota Sukabumi dengan lebih cepat, lebih tepat, dan lebih transparan," kata Mohamad Muraz dalam keterangan pers salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat.

Sementara Alexander Rusli mengatakan, komitmen salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat Ooredoo adalah untuk menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi ICT bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih baik.

"Bagi salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat Ooredoo, implementasi konsep Smart City adalah suatu lompatan layanan menuju masyarakat pintar yang lebih baik, lebih aman, lebih nyaman, lebih transparan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu provider terbaik di Indonesia, yaitu Indosat juga menyerahkan satu unit mobil ambulance jenazah sebagai wujud Corporate Social Responsibility. Mobil ambulance jenazah ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Pemkot Sukabumi untuk melayani masyarakat sekitar yang membutuhkan.