Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

Thursday, May 18, 2017

Daydream Siap Dihadirkan di Perangkat Samsung Galaxy S8

Daydream Siap Dihadirkan di Perangkat Samsung Galaxy S8

Daydream siap untuk Samsung Galaxy S8
Daydream siap untuk Samsung Galaxy S8
Blog Tekno - Saat Google pertama memamerkan platform virtual reality (VR) Daydream, mereka mengklaim kalau akan banyak ponsel flagship dari banyak pabrikan yang mendukung platform ini.

Namun faktanya, sampai saat ini jumlah ponsel yang mendukung Daydream hanya 4. Untungnya, dalam Google I/O 2017 mereka mengumumkan kalau Galaxy S8 dan S8+ akan mendukung platform ini dalam waktu dekat.

Pembaruan tersebut dijadwalkan akan hadir pada musim panas mendatang, dan pembaruannya akan diberikan secara over-the-air (OTA). Alhasil, ponsel jagoan Samsung itu nantinya tak sekadar kompatibel dengan Gear VR, namun juga headset Daydream milik Google.

Dalam acara yang sama, Google juga menyebut kalau ponsel flagship LG yang akan datang juga akan mendukung Daydream. Ponsel ini kemungkinan besar adalah V30, sesuai dengan urutan peluncuran ponsel LG, yang belum lama ini meluncurkan G6, seperti dilansir Ubergizmo, Kamis (18/5/2017).

Daydream pertama dipamerkan pada Google I/O 2016 sebagai salah satu fitur inti pada teknologi Android Nougat. Platform ini diklaim mendapat dukungan kuat dari para perakit ponsel, dan menurut Google hampir semua pembuat ponsel Android akan meluncurkan ponsel yang siap menggunakan Daydream.

Saat itu, Google mendaftar 8 perakit ponsel yang akan mendukung Daydream. Yaitu Samsung, HTC, Huawei, LG, ZTE, Asus, Alcatel dan Xiaomi, dan sampai saat ini baru dua dari nama tersebut yang memproduksi ponsel Daydream.

Kamera Galaxy S8 Masih Kalah Jauh dari Google Pixel

Kamera Galaxy S8 Masih Kalah Jauh dari Google Pixel

Penampakan Google Pixel
Penampakan Google Pixel
Blog Tekno - Salah satu fitur jagoan Galaxy S8 dan berbagai ponsel flagship lainnya -- adalah kamera. Namun ketika dibandingkan, kamera ponsel jagoan Samsung itu ternyata masih kalah dari Google Pixel.

Perbandingan ini dilakukan oleh DxOMark, yang biasa membandingkan kualitas kamera, baik kamera DSLR, mirrorless, ponsel dan lainnya. Dalam pengujian tersebut, Galaxy S8 mendapat skor 88, yang masih kalah dibanding skor Pixel ponsel keluaran 2016 yang mencapai 89.

Dalam pengujian teknologi DxOMark, kamera Galaxy S8 mendapat skor yang kurang baik dalam hal artifak. Yaitu ketajaman foto yang tak konsisten dalam setiap fotonya. Ketajaman itu terjadi tak cuma pada pinggiran foto, melainkan juga pada bagian tengah foto.

Hal ini tentu tak berarti kamera Galaxy S8 tergolong jelek, karena dalam berbagai pengujian pun kameranya bisa menghasilkan foto yang memukau. Bahkan skornya pun lebih tinggi ketimbang iPhone 7 yang punya skor 86, demikian  Kami kutip dari Ubergizmo, Selasa (16/5/2017).

Menurut DxOMark, kamera Galaxy S8 punya tiga kekuatan utama, yaitu autofokus yang super kencang dan akurat, pengaturan auto white balance yang akurat dan pengurangan noise yang sangat efektif.

Namun hal ini cukup menarik, karena Pixel merupakan penerus lini ponsel Nexus keluaran Google. Dan dalam sejarahnya, hampir tak ada kamera di ponsel Nexus -- kecuali 5X dan 6P -- yang mempunyai kemampuan kamera yang impresif. Namun ternyata Pixel bisa mengalahkan skor kamera Galaxy S8 dan iPhone 7.

Google Pixel 3 Disanggah Oleh Pihak LG

Google Pixel 3 Disanggah Oleh Pihak LG



Blog Tekno - LG sempat diisukan akan menjadi perusahaan yang memproduksi ponsel Pixel generasi ke-3. Namun rumor tersebut kemudian ditepis oleh LG.

Dalm rumor itu, Pixel 3 disebut akan diluncurkan pada 2018, karena untuk tahun ini tentunya baru Pixel 2 yang akan diluncurkan. Teknologi dari Pixel 2 sendiri kabarnya masih akan diproduksi oleh HTC, yang juga memproduksi Pixel generasi pertama.

Rumor LG memproduksi Pixel 3 ini sepertinya tak lepas dari hubungan spesial antara Google dan LG. Tepatnya LG sering digandeng Google untuk memproduksi ponsel Nexus, yaitu Nexus 4, Nexus 5 dan Nexus 5X, demikian  Kami kutip dari Phone Arena, Jumat 12 Mei 2017 lalu.

Perusahaan asal Korea Selatan itu pun angkat bicara soal rumor ini. Menurut mereka, rumor soal Pixel 3 itu hanyalah sebuah spekulasi. Google kemungkinan besar memang akan merilis ponsel tersebut pada 2018 mendatang, namun belum jelas perusahaan mana yang akan didaulat untuk memproduksi ponsel tersebut.

Google sendiri sempat dikritik soal ponsel Pixel (dan Pixel XL) ini, yaitu soal ketersediaannya. Ponsel flagship tersebut memang punya spek yang yahud, juga kameranya yang sering disebut sebagai ponsel dengan kamera terbaik, namun Pixel adalah ponsel yang sulit ditemui di pasaran.

Pixel hanya dijual secara resmi di sejumlah negara, salah satunya Amerika Serikat. Dan di negara asalnya itu, Pixel pun tergolong sebagai ponsel yang hampir tak pernah tersedia stoknya. Jika pun tersedia, ponsel itu membutuhkan waktu yang lama untuk dikirimkan ke pemesannya, mencapai 5 - 6 minggu.

Begini Cara Menghancurkan Ratusan Gadget

Begini Cara Menghancurkan Ratusan Gadget


Blog Tekno - Apabila sebuah gadget smartphone atau ponsel bisa dirakit dalam hitungan menit. Lantas berapa lama dibutuhkan untuk pemusnahannya? Pertanyaan tersebut coba Kami sodorkan pada Erizal, Tecnical and Lab Manajer PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPli). Ia menjawab tergantung kerumitan dan kualitas gadget smartphone atau ponsel tersebut.

"Yang pasti lebih cepat merakit dari pada menghancurkannya," kata Erizal saat ditemui di acara penghancuran jajaran gadget smartphone atau ponsel rusak milik Oppo di Bogor, Rabu sore tanggl 17 Mei 2017.

Erizal sendiri lantas menuturkan bagaimana proses pemusnahan gadget smartphone atau ponsel terjadi. Umumnya gadget smartphone atau ponsel dikirim dari gudang vendor dalam keadaan tersegel. Ini sebagai upaya menjamin isi di dalamya tidak dicuri atau diambil selama perjalanan. Begitu tiba di fasilitas PPli, paket pengiriman diperiksa kembali segelnya oleh pihak keamanan. Setelah dicek, gadget smartphone atau ponsel kemudian disimpan sebelum proses penghancuran dimulai.


Untuk diketahui proses pemusnahan gadget smartphone atau ponsel terbagi atas dua opsi, yakni recycling dan disposal. Bila recycling, sejumlah komponen masih dipertahankan untuk didaur ulang. Sementara disposal, perangkat dihancurkan semuanya tanpa ada sisa dan disimpan ke tempat khusus bernama landfill. Kedua opsi tersebut sama-sama dimulai dengan mempreteli komponen supaya proses penghancuran lebih gampang.

"Kami pernah coba melindas gadget smartphone atau ponsel dan kotaknya. Tapi tidak berhasil karena kualitas materailnya baik," kata Erizal.


Dalam proses ini, PPIi kerap mengerahkan 4-10 orang. Satu gadget smartphone atau ponsel bisanya dibutuhkan waktu 45 second untuk membongkarnya dan memisahkan sejumlah komponennya. Erizal mengatakan baterai menjadi komponen yang diberi penanganan lebih. Sebab kebanyakan masih aktif, jadi tidak bisa ditimbun atau diolah langsung.

Baca berita lainnya soal Teknologi Informasi disini

Biasanya PPIi membolongkan baterai-baterai tersebut. Setelahnya direndam dengan cairan kimia khusus untuk menetralkan.

"Karena lithium, kalo direndam biasa tidak bisa. Nggak akan hilang sifat bahayanya, jadi bila ditotal proses pemusnahan gadget smartphone atau ponsel bisa 2-3 minggu" jelas Erizal.


Untuk komponen plastik, dilakukan penghancuran dengan mesin granulator. Sementara komponen seperti layar dan printed circuit board (PCB) dilakukan perendaman di carian kimia antara 2-4 hari. Semua itu untuk mencegah digunakannya kembali komponen-komponen tersebut di kemudian hari. Lanjut, setelah komponen direndam beberapa hari, kemudian kembali dengan limbah lain. Bila telah selesai, proses selanjutnya akan disimpan pada landfill.

Wednesday, May 17, 2017

Snapchat Terjun Bebas Setelah Ada Instagram Stories

Snapchat Terjun Bebas Setelah Ada Instagram Stories

Snapchat mengalami penurunan drastis dari segi pengguna dan sahamnya setelah Instagram membuat fitur layaknya Snapchat
Snapchat mengalami penurunan drastis dari segi pengguna dan sahamnya setelah Instagram membuat fitur layaknya Snapchat
Blog Tekno - Salah satu media sosial berbasi foto yaitu Snapchat langsung menemui jalan terjal sesuai induknya, Snap, melantai di bursa saham. Pertumbuhan penggunanya melambat, diduga kuat gara-gara ulah Instagram.

Kamu kutip dari salah satu website teknologi internasional, Tech Crunch, Jumat lalu 12 mei 2017 pada laporan kuartal satu di tahun 2017 ini, Snapchat yang merupakan layanan pesan berbasis foto ini tingkat pertumbuhan penggunan aktif harian hanya naik 5% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pada pertengahan tahun si kuartal empat tahun 2016, Snapchat merengkuh 158 juta pengguna aktif harian. Sedangkan saat ini pengguna aktif harian Snapchat mencapai 166 juta.

Apabila dilihat penyebaran penggunanya, media sosial yang dididirikan dan dipimpin oleh CEO Evan Spiegel ini mayoritas berada di wilayah Amerika Utara dan juga benua Eropa.

Di Amerika Utara, jumlah pengguna aktifnya naik tiga juta menjadi 71 juta dari sebelumnya 68 juta pengguna aktif harian. Sementara di Eropa tumbuh dari 52 juta ke 55 juta pengguna aktif harian. Lalu sisa pengguna Snapchat berjumlah 40 juta di berbagai dunia.

Melambatnya jumlah pertumbuhan pengguna Snapchat ini berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh kompetitor, terutama Instagram. Anak perusahaan Facebook itu baru saja mengumumkan jumlah penggunanya mencapai 700 juta, naik 100 juta sejak Desember 2016.

Snapchat tampaknya mulai kena getah setelah beberapa fitur mereka, salah satunya konten yang diposting akan hilang setelah 24 jam 'dikloning' Instagram dengan nama Instagram Stories. Instagram Stories terbukti sukses besar.

Kenyataan itu membuat harga saham Snapchat menukik menjadi USD 18,19. Itu merupakah harga terendah sejak mereka melakukan penjualan saham.

Dapat kita lihat dari aktivitas sehari-hari, sekarang orang lebih memilih instagram karena bisa hybrid antara foto dan juga video, bahkan sudah bisa LIVE. Kita lihat saja kedepannya nanti apakah Snapchat akan membuat fitur atau produk baru untuk mendongkrak penggunanya sekaligus menaikan sahamnya tersebut?

Peralihan Gadget LG dari LCD ke Layar OLED

Peralihan Gadget LG dari LCD ke Layar OLED

Layar OLED memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding LED
Layar OLED memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding LED
Blog Tekno - LG diperkirakan tak akan lagi menggunakan panel LCD pada gadget-gadget premiumnya yang akan datang, kemungkinan V30 dan menggantinya dengan panel OLED. Setelah V30, penggunaan panel anyar ini akan dilakukan di G7, yang merupakan penerus G6. Langkah semacam ini sudah diterapkan oleh Samsung sejak lama, di mana panel OLED bisa menghasilkan warna yang lebih hidup dan warna hitam yang lebih dalam ketimbang panel LCD.

Kebanyakan vendor gadget sendiri sampai saat ini masih banyak yang menggunakan panel LCD. Sebut saja Apple, HTC, LG dan banyak pabrikan lainnya. Namun kebanyakan vendor gadget memang sudah berencana untuk berpindah ke panel OLED di gadget-gadgetnya.

Sebut saja Apple yang disebut akan menggunakan OLED di iPhone 8, sementara iPhone 7S masih akan menggunakan panel LCD. Sementara Google sudah menggunakan panel OLED di Pixel, yang diproduksi oleh HTC.

Penggunaan panel OLED ini juga adalah salah satu syarat untuk gadget agar bisa menggunakan platform Daydream besutan Google. Dan sepertinya itulah yang diincar LG dengan menggunakan OLED di V30. Untuk mendapat pasokan panel OLED, LG diperkirakan akan memanfaatkan 'saudaranya', yaitu LG Display. Sama seperti Samsung yang memanfaatkan Samsung Display untuk menyuplai komponen tersebut.

"Kebanyakan layar OLED yang diproduksi LG Display di pabrik Gumi E5 pada pertengahan tahun kedua akan digunakan di smartphone buatan LG Electronic yang dimulai dari V30," ujar seorang sumber.

Sementara sebagian panel OLED yang sudah diproduksi akan dikirimkan ke sebuah pabrikan gadget asal China yang membutuhkan alternatif pemasok teknologi panel OLED selain Samsung, demikian Kami kutip dari The Verge, Rabu kemarin pada tanggal 17 Mei 2017.

LG Beranggapan gadget Berlayar Tinggi Akan Menjadi Tren

LG dan Samsung mulai menghadirkan gadget dengan layar berasio 18:9 ke pasaran, sehingga bentuknya terlihat tinggi. Diyakini jenis layar ini akan menjadi tren ke depannya.

Hal tersebut diungkap oleh Head of LG Mobile Communication Indonesia Heegyun Jang. Dia mengatakan karena LG dan Samsung menjadi pemasok layar terbesar dunia, sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi vendor gadget lain untuk ikut membesut rasio layar serupa.

Selain itu, pihaknya telah berkolaborasi dengan sejumlah kreator game untuk membuat konten yang mendukung rasio layar 18:9. Sehingga ekosistem akan makin kuat, vendor pun tidak akan ragu mengaplikasikan rasio layar yang sama.

"Semakin banyak konten yang dikembangkan, rasio 18:9 akan jadi tren masa depan," kata Jang saat ditemui usai peluncuruan LG G6 di Jakarta, Kamis lalu pada tanggal 20 Mei 2017

Apa yang diprediksi oleh Jang ini bisa jadi terjadi. Sebab, rasio 18:9 menawarkan sejumlah keunggulan ketimbang rasio 16:9 yang banyak digunakan banyak gadget di pasaran.

Rasio 18:9 dapat menghadirkan gadget layar besar dengan bodi ramping. Pengguna jadi nyaman mengoperasikan dengan satu tangan. Ketika digunakan dalam mode landscape, proses multitasking akan lebih maksimal. Karena layar akan terbagi menjadi dua bujur sangkar sama besar.

Google pun kian mendorong para pengembang untuk mulai beralih ke rasio tersebut. "Untuk bisa mengambil keuntungan dari format layar yang lebih besar pada perangkat, Anda harus mempertimbangkan untuk meningkatkan dukungan rasio aspek maksimal (aplikasi)," tulis Google dalam sebuah postingan di blog Android Developer beberapa waktu lalu.

Zenfone Live untuk Pecinta Video Selfie

Zenfone Live untuk Pecinta Video Selfie

ASUS Zenfone live terinspirasi dari sosial media instagram yang menyediakan fitur LIVE
ASUS Zenfone live terinspirasi dari sosial media instagram yang menyediakan fitur LIVE
Blog Tekno - Gadget pada kamera ganda Zenfone Zoom S bukan satu-satunya gadget pabrikan ASUS anyar yang diboyong Asus. Produsen ini juga memboyong Zenfone Live yang diklaim cocok bagi para penyuka selfie.

Bukannya tanpa alasan, pasalnya Asus membenamkan kemampuan yang mampu bikin wajah penggunanya jadi kelihatan lebih cerah ketika melakukan aktivitas video selfie. Asus menamai kemampuan yang dimaksud dengan sebutan Live Beautification.

Kemampuan ini berupa aplikasi, yang akan menjadi penengah antara kemampuan live video di beberapa layanan media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan yang lainnya ke sebuah filter video beautification.

Alhasil, ketika kemampuan ini diaktifkan pengguna yang gemar melakukan video selfie pun akan terlihat lebih kinclong wajahnya. Seperti kemampuan beautification lainnya, pengguna juga bisa memilih tingkat kemulusan wajah dari skala 1 sampai 16.

Berkat kemampuannya itu, kemampuan Live Beautification di Zenfone Live lantas dianggap mampu menjawab keinginan pengguna yang hobi live di Facebook atau bikin Instagram Stories.

Sementara itu, mengacu pada spesifiksi teknologi Zenfone Live, Asus tampak ingin menyasar segmen yang lebih luas. Sebab spesifikasi gadget pabrikan ASUS ini masuk kategori kelas menengah. Prosesor yang dipakai Snapdragon 410 dengan kecepatan 1,4 GHz,yang ditandem RAM sebesar 2 GB saja. Sedangkan memori internalnya berada di angka 16 GB.

Meski mengincar penyuka video selfie, kemampuan kamera depan Zenfone Live terbilang biasa karena hanya berkutat di angka 5 MP. Namun cakupan area yang di dapat bisa luas berkat penggunaan lensa wide-angle mencapai 82°

Beralih ke kamera utama, kamera 13 MP dengan bukaan f/2.0 dengan lensa lima prisma siap memanjakan pengguna di layar HD seluas 5 inch yang diusung. Adapun sebagai pasokan daya, Asus mempercayakan pada baterai 2.650 mAh.

Tertarik memboyongnya, Asus membanderol gadget pabrikan ASUS ini cukup terjangkau. Zenfone Live dihargai senilai Rp 1,8 juta.

Baterai Jumblo Andalan Lenovo K6

Baterai Jumblo Andalan Lenovo K6

Lenovo K6 mengandalkan baterai jumbonya
Lenovo K6 mengandalkan baterai jumbonya
Berita Tekno - Sampai saat kini baterai masih menjadi elemen penting dalam sebuah smartphone. Makin awet daya tahan yang diberikan oleh baterai, maka makin puas penggunaan smartphone. Namun masih banyak kasus gadget yang bermasalah dengan baterai, contohnya seperti baterai yang cepat habis, atau baterai meledak atau mudah rusak.

Paham akan hal itu, Lenovo mencoba mengakomodirnya lewat teknologi smartphone terbarunya yang diberi nama K6 Power. Sesuai dengan namanya, gadget Lenovo yang masuk dalam jajaran K Series ini menawarkan pengalaman menggunakan smartphone dengan baterai yang mumpuni, yakni 4.000 mAh.

"Gadget ini sebenarnya masuk di dalam campaign Lenovo soal Power. Terutama di bulan Ramadhan ini, kami ingin memberikan gadget dengan kapasitas baterai yang besar. Sehingga bisa menemani aktivitas penggunanya khusus umat muslim selama menjalani puasa seharian," papar Mobile Business Group 4P Manager Lenovo Indonesia Anvid Erdian di Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.

Lebih lanjut, menurut Anvid, sebuah smartphone sejatinya tidak hanya diukur dari performa kamera semata. Baterai, juga menjadi aspek yang penting karena ia memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup perangkat.

Meski demikian, bukan berarti kamera di K6 Power punya hasil jepretan yang buruk. Kamera yang diemban oleh K6 Power ini menurut Anvid cukup mumpuni untuk kebutuhan fotografi dan juga selfie.

Di bagian belakang Lenovo menempatkan kamera 13 MP PDAF (phase detection autofocus) dan bisa merekam video dengan kwalitas Full HD. Sedangkan di depannya terdapat kamera 8 MP yang dilengkapi dengan teknologi BSI dan beautification.

Untuk urusan dapur pacu, gadget dengan bentang layar 5 inch Full HD (441 ppi) ini dipersenjatai dengan prosesor octa core Qualcomm Snapdragon 425, RAM 3 GB, dan memori internal 32 GB yang bisa ditambah dengan slot microSD up to 128 GB.

Gadget ini juga dilengkapi dengan sensor pemindai sidik jari di bagian belakang, jaringan 4G LTE, dan fitur dual apps. Tersedia dalam tiga varian warna, silver, dark grey, dan gold, Lenovo K6 Power mulai tersedia di Lazada pada tanggal 18 Mei 2017 dengan harga Rp 2.399.000.

Friday, May 12, 2017

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
LG Innotek disebut akan jadi penyuplai sebuah komponen penting untuk iPhone yang akan datang. Yaitu camera pengenal wajah yang akan menjadi camera depan iPhone.

Selain itu, unit bisnis LG tersebut juga akan menyuplai sensor camera iPhone. Tak tanggung-tanggung, LG juga mengucurkan dana sebesar USD 238,5 juta untuk membangun sebuah fasilitas yang nantinya khusus dipakai untuk menangani pesanan Apple tersebut.

Apple dan LG Innotek memang sudah bekerja sama sejak 2016 lalu untuk mengembangkan teknologi camera pengenal wajah tiga dimensi, yang didesain untuk fitur keamanan dan hiburan, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat (12/5/2017).

Teknologi ini benar-benar baru, dan berbeda dengan teknologi sejenis yang sudah ada. Contohnya teknologi yang dipakai oleh Samsung di Galaxy S8 dan S8+, yang masih menggunakan pemindai wajah dua dimensi yang mudah dibohongi dengan memakai foto.

LG Innotek juga adalah perusahaan teknologi yang berada di balik dua camera belakang di iPhone 7 Plus. Jadi, setelah mendesain camera belakang, kini LG Innotek kebagian mendesain camera depan iPhone, yang kabarnya akan jauh lebih kecil ketimbang modul camera yang pernah mereka produksi sebelumnya.

Awal Mula iPhone Garap Teknologi Chip A11

TSMC disebut sudah mulai memproduksi chip prosesor yang nantinya akan dipakai di iPhone dan iPad generasi baru, yang dibuat dengan proses 10nm.

Chip tersebut akan diberi nama A11, yang merupakan penerus chip A10 yang dipakai di iPhone dan iPad yang sudah beredar saat ini. Tak banyak informasi yang diketahui soal performa chip A11 ini.

Namun sebelumnya TSMC sudah memperkirakan kalau teknologi 10 nm sendiri bisa menghasilkan performa 20% lebih kencang dan konsumsi daya 40% lebih kecil. Dan TSMC tentunya masih bisa mengotak-atik chip tersebut agar performanya lebih optimal.

TSMC diperkirakan akan mampu memproduksi 100 juta unit chip A11 sampai akhir 2017 ini, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat 12 mei 2017.

Selain menggarap chip pesanan Apple, TSMC juga menggarap chip pesanan sejumlah vendor lain. Contohnya chip 12nm dari Nvidia, MediaTek, Silicon Motion dan HiSilicon. Artinya, pasar perangkat mobile akan dibanjiri dengan chip 12nm pada 2017 ini.

Sementara untuk 2018 mendatang, produk-produk flagship diperkirakan sudah akan menggunakan prosesor dengan teknologi 7nm. Contohnya Samsung yang dikabarkan sudah mulai mengembangkan prosesor Exynosnya dengan teknologi 7nm, begitu juga dengan Qualcomm yang menggarap Snapdragon 845 dengan teknologi yang sama.

Saturday, May 6, 2017

Ternyata Ini Cara Vivo Menjadi Smartphone Paling Favorite di Asia Tenggara

Ternyata Ini Cara Vivo Menjadi Smartphone Paling Favorite di Asia Tenggara

Pevita Pearce dan Afgan saat Launching Vivo V5 Plus
Afgan Berpose Dengan Pevita sebagai Brand Ambassador
Ambisi menjadi smartphone paling laris, populer, dan juga paling favorit di Indonesia dan jadi trendsetter di Asia Tenggara coba diwujudkan terus oleh salah satu pabrikan handphone Vivo sejak masuk ke negeri ini pada 2014 lalu. Vivo sendiri dimiliki juga oleh salah satu kompetitor mereka yaitu Oppo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Vivo telah memenuhi komitmen konten lokal sesuai kewajiban Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau biasa disingkat TKDN yang diterbitkan Menteri Perindustrian dalam Peraturan No. 65/2016.

Bukan cuma 30% seperti yang diminta, Vivo malah memberikan 32% lewat pabrik yang dibangun di Cikupa, Tangerang, Banten.

Vendor smartphone asal China ini bahkan menargetkan peningkatan TKDN hingga 40% di 2018 lewat pabrik kedua yang akan mulai dibangun akhir 2017.

Selain itu, Vivo juga akan mendirikan pusat riset dan pengembangan (R&D Center) di Indonesia. Pusat riset ini akan menjadi yang kedelapan di dunia.

Pevita Pearce dan Afgan saat Launching Vivo V5 Plus
Pevita Pearce dan Afgan saat Launching Vivo V5 Plus
Sebelumnya, Vivo telah membangun pusat riset itu di Beijing, Shenzhen, Hanzou, Nanjing, Chang'an di China, serta San Diego dan Sillicon Valley di Amerika Serikat. Komitmen Vivo Smartphone di bawah naungan PT Vivo Mobile Indonesia ini tak hanya dengan memproduksi deretan produk berkualitas dan inovasi tinggi saja, tetapi juga dengan beragam strategi marketing yang dilakukan.

"Tujuan utama kami adalah menjadi smartphone paling favorit dan populer di Indonesia. Kami sadar untuk mencapai hal itu tidaklah mudah. Oleh karenanya, kami berusaha untuk selalu hadir dalam kehidupan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan mereka terhadap teknologi dan produk kami," Edy Kusuma, Brand Manager Vivo Mobile Indonesia kepada Kami, Sabtu 6 Mei 2017

Diawali sejak 2016 lalu, Vivo mulai serius dalam menggarap rangkaian produk Perfect Selfie Series dengan meluncurkan Vivo V5. Kemudian dilanjutkan dengan Vivo V5Plus dan Vivo V5 Lite. Selanjutnya, segera menyusul produk terbaru yang diluncurkan Mei ini.

Investasi yang telah dikeluarkan Vivo jelas tak sedikit. Selain terus menciptakan inovasi baru lewat pabrik dan pusat risetnya, Vivo juga gencar melakukan aktivitas pemasaran. Baik lewat jalur digital, elektronik, bahkan media luar ruang. Semua cara dilakukan demi membangun reputasi, brand awareness yang positif.

Monday, May 1, 2017

Vivo Jamin Ponselnya Tidak Akan Meledak di Indonesia

Vivo Jamin Ponselnya Tidak Akan Meledak di Indonesia

Ponsel Vivo Meledak di India
Ponsel Vivo Meledak di India
Insiden meledaknya dua ponsel Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di India ikut mendapat perhatian dari manajemen Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di Indonesia. Mereka pun akan menyelidiki kasus tersebut.

"Saat ini tim Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di India tengah memverifikasi kebenaran tersebut," kata Meutia Setijono, Senior Brand Manager Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) Mobile Indonesia saat dihubungi Kami, Senin (1/5/2017).

Baca Juga : Ponsel VIVO Meledak Saat Charge Baterai

Meutia pun mengatakan, pengguna Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di Indonesia tak perlu khawatir soal keamanan ponsel tersebut. Sebab dalam proses produksi di Indonesia, ponsel V5 telah lulus uji kelayakan dan keamanan untuk digunakan.

Pemilik Handphone VIVO di India yang meledak
Pemilik Handphone VIVO di India yang meledak
"Kami juga menyarankan para pengguna untuk merujuk buku panduan selama menggunakan smartphone Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo)," sebut Meutia.

Sebelumnya diberitakan, dua pengguna di India melaporkan kejadian meledaknya ponsel V5 saat diisi ulang. Akibatnya, salah satu bagian belakang ponsel meleleh.

Kejadian tersebut menambah daftar panjangmeledaknya ponsel saat diisi ulang baterai. Sebelumnya, insiden sejenis pernah terjadi pada pengguna ponsel Samsung, Apple, dan Xiaomi.

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel VIVO V% Meledak di India
Ponsel VIVO V% Meledak di India
Kasus ponsel meledak kembali terjadi. Setelah Samsung, Apple, dan Xiaomi, insiden ini menimpa Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) saat tengah diisi ulang baterainya.

Ada dua laporan mengenai kejadian meledaknya ponsel tersebut. Keduanya sama-sama terjadi di India. Kasus pertama terjadi minggu lalu, di sebuah toko. Akibat ledakan tersebut, bagian belakang ponsel V5 meleleh.

Selang beberapa hari, kasus kedua menimpa pengguna di Karnal, Haryana. Kejadiannya serupa, yakni ponsel meledak saat diisi ulang baterainya. Tapi tak seperti kasus pertama, bagian belakang ponsel masih terlihat utuh.

Dilansir dari Techdroider, Senin (1/5/2017), pihak Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) India belum memberikan tanggapan atas kejadian nahas ini.

Kejadian meledaknya ponsel Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) ini menambah daftar panjang kasus ponsel meledak di dunia. Sebelumnya, kasus serupa terjadi pada ponsel berteknologi milik Samsung, Apple dan Xiaomi. Kebanyakan kasus terjadi saat ponsel tengah diisi ulang baterainya.

Karena itu, tidak ada salahnya kita memperhatikan kondisi ponsel saat sedang diisi ulang baterai. Jika bodi ponsel mengalami panas yang tidak wajar, baiknya segera cabut charger.

Disarankan juga untuk tidak melakukan charging sepanjang malam. Selain itu, jangan meletakkan ponsel yang sedang charging di atas permukaan yang rentan terbakar seperti tempat tidur. Terakhir, jangan gunakan ponsel saat tengah diisi ulang baterai.

Saturday, April 29, 2017

Handphone Tidak Pernah Dipakai Malah Rusak, Kenapa?

Handphone Tidak Pernah Dipakai Malah Rusak, Kenapa?

Handphone baru dan lama tak terpakai pasti rusak
Handphone baru dan lama tak terpakai pasti rusak
Wawancara ketiga Kami dengan Lucky Sebastian mengenai gadget dan perkembangannya dan penerapannya di kehidupan sehari hari.

Baca Juga : Membedakan Barang Asli dan Black Market oleh Lucky Sebastian

Lalu bagaimana bisa handphone yang tidak pernah dipakai lama, namun bisa rusak ? begini kurang lebih alasanya. Simak terus ya.

Barang elektronik yang lama tidak digunakan memang bisa rusak karena dipengaruhi kondisi tempat di mana barang tersebut disimpan. Tempat seperti di dalam lemari, laci, biasanya cenderung dingin dan lembab, bisa membuat hardware di dalamnya terpengaruh, misal menjadi berkarat atau berjamur.

Baterai pada smartphone yang lama ditinggalkan pada smartphone di dalam lemari juga bisa rusak. Jika smartphone lama disimpan di lemari dan tidak digunakan, ada baiknya 2 minggu atau 1 bulan sekali dikeluarkan dan di-charge hingga setengah atau tiga-perempat penuh, kemudian dimatikan dan disimpan kembali.

Untuk kasus kamera HTC anda, lensa kameranya kemungkinan besar berembun dan berjamur sehingga foto yang dihasilkan menjadi buram.

Jika kita perhatikan, para fotografer kebanyakan memiliki lemari atau kotak khusus untuk menyimpan kamera dan lensa mereka. Lemari dan kotak khusus tersebut dibuat untuk menjaga agar lensa tidak menjadi lembab dan berjamur.

Udara di negara tropis seperti kita memang tinggi kandungan air, dan ini berpengaruh untuk ketahanan barang-barang elektronik.

Bagaimana Membedakan Barang Asli dan Black Market?

Bagaimana Membedakan Barang Asli dan Black Market?


Wawancara kedua Kami dengan Mas Lucky Sebastian, seorang arsitek yang juga gemar mengamati perkembangan jaman dan juga gadget.

Baca Juga : Mengapa Produk China Selalu Laris?

Begini jawaban dari Mas Lucky Sebastian.

Saat awal, pemerintah mengharuskan smartphone yang dijual di Indonesia memiliki kartu garansi dan panduan penggunaan dalam bahasa Indonesia, untuk membedakan barang resmi dan BM, dan aturan ini masih berlaku hingga sekarang.

Tetapi aturan ini segera diikuti juga oleh importir barang BM dengan menyediakan kartu garansi dan panduan penggunaan sendiri.

Selain aturan di atas, pemerintah juga mengharuskan setiap smartphone dan berbagai peralatan elektronik yang memiliki koneksi wireless, baik selular, wifi dan bluetooth, harus melewati balai uji perangkat untuk mendapatkan ijin postel.

Ternyata selanjutnya ijin ini juga bisa dimiliki oleh importir barang BM, karena mereka juga melakukan tahap uji yang sama.

Sekarang pemerintah melakukan aturan tambahan untuk smartphone yang memiliki koneksi selular 4G, yaitu TKDN, tingkat kandungan/komponen dalam negeri, yang sedikit banyak (sementara ini) bisa mengerem importir BM untuk memiliki ijin Postel resmi.

Untuk mengetahui smartphone yang kita beli merupakan barang resmi atau tidak, bisa melihat nomor ijin postel disetiap kemasan/dus smartphone, yang biasanya berada satu label dengan nomor IMEI.

Format penulisannya seperti ini: xxxxx/SDPPI/tahun. Contohnya 48766/SDPPI/2016 , atau 49685/SDPPI/2017 , dll , yang kemudian nomor postel ini bisa di cek online disini: https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat?isberlaku=1 .

Perhatikan dihasil pengecekan online, nama customer biasanya brand PT dari device tersebut, misalnya Lenovo Indonesia PT, atau Samsung Electronic Indonesia PT, atau distributor resminya, misalnya PT Erajaya. Kemudian perhatikan kolom merek dan model, modelnya harus sesuai dengan type smartphone yang ada di kemasan.

Jika modelnya tidak sama, bisa jadi smartphone tersebut barang BM yang mendompleng ijin smartphone lain. Jika nomor postel ini tidak tercantum, kemungkinan besar smartphone yang dijual adalah BM.

Karena aturan TKDN ini, semua smartphone yang dijual resmi di Indonesia, harus dirakit di Indonesia, sehingga pada keterangan kemasan akan ditulis: dibuat di Indonesia (Made In Indonesia), kecuali (sementara ini) iPhone7 dari Apple yang menempuh cara TKDN software.

Mengapa Produk Handphone China Selalu Laris?

Mengapa Produk Handphone China Selalu Laris?

Produk China selalu laris di pasaran
Produk China selalu laris di pasaran

Sebuah wawancara khusus Kami kepada Mas Lucky Sebastian, seorang arsitek yang gemar mengamati perkembangan gadget.

Jadi sesungguhnya mengapa produk china selalu laris di pasaran ?

Memang saat ini, industri ponsel dan aksesoris sangat berkembang di China. Mereka memiliki infrastruktur, kelengkapan bahan, pelaku industri, dan tenaga kerja yang sangat kompetitif. Hampir semua brand smarphone memiliki industri manufaktur di China.

Dengan dukungan dan kelengkapan seperti disebut di atas, terutama biaya kerja yang murah, banyak industri pembuat asesoris dari banyak belahan dunia, memanufaktur produknya di China. Mereka cukup hanya merancangnya.

Dengan memanufaktur produknya di negara China yang bisa menghasilkan barang dengan tingkat kualitas yang diinginkan, dan harga yang kompetitif, membuat para pelaku industri di bidang ini, sangat menyukai produknya untuk dibuat di China.

Karena masifnya industri di China, level pekerjaan barang-barang industri ini jangan selalu dibayangkan berupa pabrik-pabrik raksasa. Di China kelas rumahan pun sanggup membuat berbagai macam barang, dari sparepart motor hingga perakitan elektronik.

Sebagian besar radio dan raket nyamuk yang beredar di Indonesia, kemungkinan dibuat di industri kelas rumahan. Kemungkinan besar semua smartphone rekondisi atau kadang disarukan dengan istilah refurbished yang dijual di banyak negara lain sebagai barang baru, juga didaur ulang di China.

Mengapa kasesoris gadget bisa sangat murah di China? Selain tenaga kerja yang murah dan jumlah pesanan yang besar, para pelaku industri menawarkan banyak level kualitas produk.

Diantara mereka ada yang melakukan efisiensi dan cerdik di bidang ini. Misalnya membuat casing/sarung smartphone membutuhkan molding (cetakan dasar) untuk mencetak bentuk casing. Molding ini harganya mahal dan harus diganti setelah mencetak puluhan ribu casing/sarung, karena bentuknya mulai berubah dan mungkin menghasilkan cetakan yang cacat.

Molding bekas ini nantinya akan dibeli lagi oleh pembuat casing/sarung smartphone dengan level kualitas lebih rendah, dan digunakan ulang untuk membuat casing dengan harga yang lebih murah. Itu salah satu contoh, mengapa kita bisa membeli casing yang mirip, dengan harga yang berbeda-beda.

Karena di Indonesia pengguna gadget dan asesorisnya masih terus berkembang pesat dan harga yang murah masih menjadi pertimbangan utama, maka wajar saja Indonesia menjadi salah satu tujuan pemasaran hasil produksi aksesoris gadget dari China yang beragam.

Friday, April 28, 2017

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Situs Telkomsel diretas sedari pagi sebelum akhirnya pulih di sore hari. Hacker memberi pesan bahwa Telkomsel memberikan tarif internet mahal.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah pun angkat bicara. Menurutnya tarif internet yang ditawarkan oleh anak perusahaan Telkom ini tidak mahal.

"Bicara tarif internet secara umum di Indonesia, bahwa kita itu paling murah ketiga di dunia. Itu kira-kira kondisi kita pada saat ini," ujar Ririek di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Baca Juga : Kronologi Hacker yang Menyerang Website TELKOMSEL

Lebih lanjut, Ririek menuturkan ada tiga hal kenapa tarif internet dirasa paling mahal. Tiga hal itu dilihat layanan telekomunikasi secara luas.

Pertama adalah harga terjangkau. Dikatakan Ririek bahwa Telkomsel menawarkan tarif dengan harga terjangkau, tapi tidak terlalu murah juga.

"Karena kalau terlalu murah gak baik buat masyarakat juga," ucapnya.

Kedua tentang keberlanjutan. Percuma menyediakan tarif dengan harga terjangkau, tapi penyedia telekomunikasi atau operatornya tidak memberikan kualitas yang mumpuni kepada pelanggan.

Ketiga yaitu soal jangkauan. Anak perusahaan Telkom ini senantiasa selalu berupaya untuk menghadirkan layanannya dari Sabang sampai Merauke.

"Telkomsel selalu memberikan harga, kualitas, dan jangkauan tidak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa tapi di seluruh Indonesia dengan layanan semaksimal mungkin," kata Ririek.

Soal Tarif Telkomsel yang Mahal

Hacker yang meretas situs Telkomsel mengeluhkan tentang mahalnya tarif data internet operator itu. Apa benar tarif internetnya lebih mahal dari negara lain?

Jawabannya: tidak! Itu menurut pendapat Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB Muhammad Ridwan Effendi. Dalam catatannya, tarif internet Telkomsel dan operator lainnya, tidak lebih mahal.

"Tarif data internet Telkomsel masih sangat wajar. Bahkan, kita masih termurah di dunia sesudah India," ujar Ridwan yang sempat dua periode menjabat sebagai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) kala dihubungi, Jumat (28/4/2017).

Klaim itu disampaikan olehnya berdasarkan pengalamannya dengan operator di luar negeri. Dipaparkan Ridwan, operator seluler di Amerika Serikat, misalnya, menawarkan tarif 40 USD atau sekitar Rp 520 ribu untuk paket 8GB.

"Di kita ada paket yang 45 ribu. Di luar coba, di Spanyol Rp 500 ribu, di Amerika Rp 520 ribu. Kemarin di Cordoba, saya kena 30 euro untuk paket yang sama. Untuk tarif voice relatif sama, 10 sen per menit. Sekitar Rp 1.700 per menit. Sementara kalau di Inggris, sekitar 15 sen poundsterling per menit atau Rp 3.000 per menit," ujarnya.

Dengan demikian, tarif voice atau percakapan suara di luar negeri, rata-rata masih lebih tinggi dua kali lipat. Bahkan, tegas Ridwan, tarif data di luar negeri bisa sampai dengan 10 kali lipat lebih mahal dibanding operator di Indonesia.

"Jadi kalau voice, walaupun di luar negeri lebih mahal, ordenya masih 1-2 kali lebih mahal. Beda dengan data kan, jauh lebih mahal. Tarif voice di luar sama di kita sampai dengan dua kali saja, tapi kalau tarif data bisa sampai dengan sepuluh kalinya di kita," ucapnya.

Website TELKOMSEL yang tidak secure
Website TELKOMSEL yang tidak secure
Dengan kondisi ini, justru Ridwan menilai, operator pada saat ini masih lebih banyak melakukan subsidi silang dari layanan voice ke data. Justru jika hal itu diterapkan ke pengguna, akan tidak adil bagi masyarakat luas.

"Semua operator sekarang ini mensubsidi harga paket data dari revenue voice. Dari sisi kerakyatan ini sangat tidak adil, revenue voice kebanyakan berasal dari masyarakat menengah ke bawah, sementara pemakai data adalah masyarakat menengah ke atas," papar Ridwan.

"Perlu disadari pada saat ini tarif paket data retail kebanyakan masih di bawah ongkos produksi. pada saat ini terbukti efek gunting itu, dimana trafik data melesat semakin tinggi, sementara revenue operator datar-data saja. Kelihatannya Telkomsel ingin mengurangi gap itu," jelasnya lebih lanjut.

Sementara menurut Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel, tarif yang mereka tawarkan ke pelanggan merujuk pada komponen biaya jaringan, termasuk untuk kebutuhan akses bandwidth internasional.

Ia pun berterima kasih dan menghargai keluhan masyarakat pengguna soal tarif kuota Internet. Hal ini, menurutnya, telah menunjukkan bahwa produk seluler Telkomsel digunakan oleh masyarakat luas.

"Untuk itu, Telkomsel menawarkan berbagai pilihan paket Internet kepada pelanggan, dengan berbagai pilihan harga. pada saat ini, pelanggan Telkomsel mencapai 169 juta pelanggan dimana sekitar 50% diantaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G," ujarnya.

"Terkait tarif tentunya ini berkaitan dengan kualitas yang ingin kami berikan agar pelanggan dapat menikmati layanan broadband Telkomsel di mana pun mereka berada," papar Adita lebih lanjut.

pada saat ini layanan Telkomsel hadir di 95% wilayah populasi Indonesia melayani seluruh pelanggan hingga ke pelosok negeri dan bahkan hingga perbatasan. Layanan 4G Telkomsel juga telah hadir di sekitar 500 ibu kota/kabupaten untuk memberikan pelanggan pengalaman internet cepat.

Telkomsel juga telah melaksanakan pembangunan sekitar 25,000 BTS baru sepanjang 2016, yang mana 92% diantaranya merupakan BTS 3G/4G. Total pada saat ini, Telkomsel memiliki total BTS sekitar 137,000 unit, dengan komposisi BTS 3G/4G sebesar 61%.

"Semua ini tentunya kami tujukan untuk bisa membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas Adita.

Variasi Skema Tarif di Setiap Provider

Dari pemaparan Telkomsel sebelumnya, operator seluler yang identik dengan warna merah ini menawarkan skema tarif yang cukup bervariasi. Namun justru variasi itu yang dikeluhkan oleh sang hacker pada saat mengusili tampilan situs Telkomsel.

"Gue kagak butuh HOOQ, VIU, iming-iming kuota music ame video lu. Gue cuma butuh KUOTA INTERNET. TITIK," demikian tulis sang peretas yang mengganti tampilan situs Telkomsel dari merah putih menjadi hitam kelam, Jumat (28/4/2017).

Telkomsel sebelumnya memang menggandeng sejumlah mitra sebagai penyedia konten. Untuk konten musik, digandenglah mitra seperti Joox, Guvera, dan LangitMusik, serta Viu dan Hooq untuk konten video.

Telkomsel menawarkan paket Music Max dengan kuota 2GB dengan harga Rp20.000. Penawaran itu berlaku untuk masa aktif selama 30 hari. Itu artinya mereka yang berlangganan paket ini dapat memutar lagu sepuasnya di aplikasi musik seperti Joox, Guvera, LangitMusik, aplikasi radio Prambors dan Gen FM.

Sementara untuk konten video, Telkomsel punya Viu, Hooq, dan Catchplay. Untuk mengaksesnya, pelanggan Telkomsel harus punya paket data VideoMax.

Paket VideoMax untuk Hooq bervariasi dari Rp 20.000 hingga Rp50.000. Harga Rp20.000 berlaku untuk pemakaian 30 hari dengan jumlah data 3GB. Sementara di harga Rp50.000 berlaku untuk 30 hari dengan kapasitas 7GB.

Sedangkan paket VideoMax untuk Viu dibanderol Rp80.000 untuk masa aktif 30 hari dengan kapasitas 12GB. Namun itu semua merupakan paket tambahan.

Di luar Viu dan Hooq, Telkomsel juga menawarkan layanan video streaming dari Catchplay, perusahaan asal Taiwan. Mereka menawarkan data 2GB untuk menonton berbagai film dengan masa aktif 30 hari dengan harga Rp66.000.

Jika dibandingkan kompetitor, Telkomsel punya jenis paket hiburan yang lebih variatif. Indosat misalnya dengan IM3 Ooredoo menawarkan semua 'paket sampingan' dalam satu paket internet besar bernama Freedom Combo.

Pengguna yang memakai paket internet itu bisa sekaligus menikmati layanan musik Spotify dan layanan video Iflix tanpa perlu membeli paket tambahan lain.

Harga paket Freedom Combo pun bervariasi mulai dari Rp59.000 dengan bonus 1GB untuk akses Spotify dan Iflix hingga paket senilai Rp199.000 dengan bonus akses kedua layanan itu sebanyak 5GB.

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah


Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Harga yang terbilang murah membuat ponsel black market (BM) kerap dipilih konsumen. Padahal, bila membelinya, pengguna justru malah akan dirugikan.

Hal ini disampaikan CEO Meizu Indonesia Leakey, saat berbincang dengan Kami beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, banyaknya ponsel BM beredar di pasaran, membuat vendor pusing tujuh keliling.

Pasalnya, keberadaan ponsel tersebut dapat merusak pasar dan memberi kerugian yang tidak sedikit bagi konsumen. "Sangat-sangat merugikan konsumen," kata Leakey.

Saat ini, vendor ponsel tidak dapat berbuat banyak untuk membendung masuknya perangkat BM ke Indonesia. Mereka hanya bisa mengajak konsumen memilih ponsel resmi.

"Lewat website dan media sosial Meizu, kami mengajak konsumen untuk memilih produk resmi," tutur Leakey.

Untuk membedakan perangkat BM dan resmi sendiri memang cukup sulit. Karena secara bentuk dan spesifikasi relatif sama. Tapi, memang kebanyakan ponsel BM selalu dibanderol jauh lebih murah ketimbang resmi.

Leakey menyarankan lebih baik membayar lebih mahal untuk membeli produk resmi. Sebab keuntungan yang diterima konsumen jauh lebih banyak. Paling utama adalah ketenangan.

Konsumen akan mendapat garansi resmi. Dengan demikian, ketika terjadi kerusakan perangkat, mereka dapat mengklaim perbaikan di service center.

"Banyak ponsel BM yang masuk ke service center, tapi garansinya tidak berlaku," ungkap pria berkacamata itu.

Leakey berharap pemerintah dapat bertindak tegas untuk mengatasi masuknya ponsel BM di Indonesia. Pasalnya, jika tidak ditanggulangi, maka akan merusak pasar. Padahal vendor sudah berusaha memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

"Kami percaya dengan Undang-Undang yang berlaku di sini. Semoga pemerintah dapat segera mengatasi," pungkas Leakey.

Penggunaan IMEI Bisa Mengatasi Black Market

Peredaran ponsel ilegal di pasar gelap (black market) masih saja merajalela. Memang diperlukan langkah tegas untuk membabat habis ruang bagi ponsel BM, dengan memblokir IMEI misalnya.

Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) menyebutkan, banjir ponsel BM semakin deras mendekati Lebaran.

Mulai dari lapak online sampai pusat perdagangan ponsel di Roxymas dan mal Ambasador, dikatakan Lee jadi tempat berbagai tipe ponsel BM dijajakan para penjualnya.

"Masalah black market ini gak ada habisnya, tetap banjir sekarang. Apalagi mendekati lebaran," ujarnya saat berbincang dengan Kami, Rabu (15/6/2016).

Maka dari itu, Lee mendorong pemerintah untuk lebih berani memerangi ponsel ilegal yang secara jelas tak menyetor pajak ke negara. Salah satu cara yang diusulkan adalah dengan melakukan pemblokiran IMEI.

Ada tiga kementerian -- yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan — yang memiliki peran dalam menggolkan aturan pemblokiran IMEI tersebut, jelas Lee.

"Tiga kementerian ini harus kompak untuk membahasnya. Agar negara tak terus-terusan rugi (ponsel BM karena tak bayar pajak)," pungkasnya.

Menurut Gadget Enthusiast Lucky Sebastian, IMEI alias International Mobile Equipment Identity ibarat 'KTP' bagi setiap perangkat. Jadi pada smartphone sebenarnya ada dua tanda identitas, kalau di kita seperti KTP.

Pertama adalah serial number, ini identitas dari pabrikan. Kedua adalah identitas untuk menggunakan network, yang kita kenal dengan nama IMEI, yang terdiri dari kode unik 15 angka. Di dalamnya terdapat grup kode untuk menentukan perangkat jalan di jaringan apa, misalnya GSM atau CDMA.

"IMEI ini akan terbaca oleh operator, jadi yang tahu banyak soal perangkat apa ada dimana adalah operator," kata Lucky.

IMEI pastinya bisa diblokir, dimana secara teknis hal ini bisa dilakukan oleh operator atas restu regulator. Alhasil, kalau IMEI diblok, perangkat tersebut tidak bisa menggunakan network dari operator, tetapi tetap jalan via WiFi. Intinya tidak bisa digunakan untuk fungsi telepon dan data dengan SIM operator.

"Seperti di Amerika atau negara-negara Eropa yang menjual perangkat dengan sistem kontrak. Cara menjaga sistem kontrak ini adalah dengan memblok IMEI, jadi hanya dengan kartu operator tertentu device tersebut akan jalan," lanjut lucky.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah IMEI yang sudah diblokir bisa diakali untuk digunakan seperti kondisi normal? Jawabannya, bisa saja dalam beberapa kasus.

Misalnya kita membeli sebuah smartphone yang di sananya sistem kontrak, katakanlah milik T-Mobile. Sesuai tipenya, banyak di website menawarkan unlock device, dengan membayar sejumlah uang tertentu, mereka akan memberikan kode unlock.

Karena biasanya, pada sistem kontrak, setelah device habis sistem kontraknya, pelanggan bisa mengajukan unlock IMEI kepada operator sehingga bisa dipakai dengan SIM dari operator lain. Nah, celah ini yang digunakan untuk membeli kode unlock.

"Beberapa device juga lock IMEI-nya dilakukan pada software perangkat, sehingga bisa diakali dengan software tertentu untuk unlock," jelas Lucky.

Jadi, jika IMEI diblok oleh operator maka si perangkat tidak dapat menggunakan SIM dari operator tersebut. Hanya saja, di Indonesia kan ada beberapa operator, pertanyaannya apakah memungkinkan semua operator memberlakukan blok yang sama pada imei tertentu? Ya bisa saja. Tetapi lain cerita jika sudah berbeda negara.

"Jadi bisa saja perangkat yang diblok oleh operator Indonesia, tetap bisa digunakan di operator luar," Lucky menandaskan.

Monday, April 24, 2017

Wow, Ini Dia Gadget Paling Murah Buatan Motorola

Wow, Ini Dia Gadget Paling Murah Buatan Motorola

Moto C Plus dari Motorola merupakan gadget termurah dan terlaris tahun ini
Moto C Plus dari Motorola merupakan gadget termurah dan terlaris tahun ini
Sampai saat ini, gadget murah Motorola yang paling menarik adalah Moto G5 Plus walaupun tak masuk Indonesia. Namun Motorola kabarnya berencana merilis gadget yang lebih murah dari itu.

Gadget tersebut akan bernama Moto C dan Moto C Plus, yang keduanya akan mempunyai layar berukuran 5 inch. Perbedaan antara keduanya adalah resolusi layar, yaitu non HD (854 x 480 pixel) dan 720p.

Selain itu, apabila Moto C Plus tersedia dengan konektivitas LTE, Moto C mempunyai varian 4G atau pun hanya 3G. Keduanya akan menggunakan prosesor dari MediaTek, walaupun belum diungkap serinya, sementara OS-nya adalah Android 7.0 Nougat.

Baca Juga : Pengembang MotoMod Dapatkan 13 Miliar Rupiah

Soal baterai, Moto C akan berkapasitas 2.350 mAh sementara Moto C Plus kapasitas baterainya mencapai 4.000 mAh, demikian Kami kutip dari Venture Beat, Rabu (12/4/2017).

Harga maupun waktu peluncuran duo gadget yang diyakini punya harga terjangkau ini belum terungkap sampai saat ini. Namun yang jelas keduanya akan tersedia dalam sejumlah pilihan warna, seperti hitam, emas, perak dan merah.

Wednesday, April 19, 2017

Apple Siapkan Dua Kamera Selfie di Iphone 8

Apple Siapkan Dua Kamera Selfie di Iphone 8

iPhone teknologi terakhir dari Apple
iPhone teknologi terakhir dari Apple
Perusahaan asal Amerika yang berbasis gadget bernama Apple dikabarkan tengah mengembangkan, bukan hanya satu, melainkan tiga atau lebih prototipe iPhone 8, dengan berbagai fitur dan inovasi baru yang membuat konsumen penasaran.

Mengutip Mashable, terdapat tiga model yang kini tengah dalam tahap pengembangan serius, dua diantaranya merupakan pembaruan iPhone 7 dan satu lainnya akan menjadi prototipe yang kontras dari generasi iPhone sebelumnya.

Model terbaru iPhone 8 disebut akan punya layar OLED di seluruh permukaan depan dan menggunakan pindak sidik jari alih-alih tombol home di bagian bawah. Selain itu, model tersebut juga dikatakan akan memiliki dual kamera di bagian belakang, dengan bodi ponsel sepenuhnya terbuat dari kaca.

Perusahaan asal Amerika yang berbasis gadget bernama Apple juga disebut tengah menguji berbagai ukuran layar untuk prototipe iPhone 8.

Salah satu rumor yang ramai diperbincangkan warganet adalah Perusahaan asal Amerika yang berbasis gadget bernama Apple juga dikabarkan akan menghadirkan fitur dua kamera selfie di iPhone 8, teknologi yang sebelumnya sudah dikembangkan ponsel Android dari China.

Generasi terbaru iPhone itu disebut akan rilis pada September mendatang.

Rahasia Samsung Raih Sukses di Dunia Gadget

Rahasia Samsung Raih Sukses di Dunia Gadget

Bos Samsung vs Bos Apple
Jika berbicara soal elektronik, pasti nama produk teknologi asal Korea, Samsung tak asing lagi di telinga Kamu. Pasalnya, produk teknologi asal Korea, Samsung Electronics Indonesia (SEIN) sejak tahun 1991 terus mengedepankan inovasinya untuk konsumen Indonesia.

Bahkan di tahun 2012, SEIN berhasil meraih posisi terdepan untuk total pasar ponsel.  Kemudian di tahun 2013 untuk pasar televisi, mesin cuci, dan lemari es kategori premium.

Sejak tahun 2007, produk teknologi asal Korea, Samsung berhasil mengembangkan bisnisnya hampir 10x lipat. Berikut rahasianya hingga bisa terus memikat pasar Indonesia:

Mengenal dan mengetahui kebutuhan konsumen

Ini adalah salah satu kunci keberhasilan SEIN di seluruh dunia. Tak hanya mendirikan pabrik saja, tetapi SEIN juga mengembangkan R&D lokal. SEIN memberikan nilai lebih dalam setiap produk yang diciptakannya. Jadi konsumen mendapatkan kemudahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengerjakan pekerjaan, hingga menciptakan peluang.

"Aku suka menggambar pakai pensil, karena itu begitu melihat produk teknologi asal Korea, Samsung Note punya S Pen Aku langsung tertarik. Ternyata pakai S Pen itu asyik sekali, bisa mengatur tebal tipisnya tiap goresan, bisa pilih warna juga," ujar Devi Tresnasari, seorang profesional muda yang berkantor di kawasan CBD, Jakarta.

Baca Juga : Timbal balik Samsung Untuk Warga Indonesia

Hal yang sama juga diakui oleh Reza Indrawan, seorang mahasiswa di Jakarta.  "Gadget produk teknologi asal Korea, Samsung itu punya fitur sharing, semacam shortcut yang membuat kita bisa masuk ke daftar kontak WhatsApp. Pokoknya mempermudah kita untuk sharing di WhatsApp. Terus, ada fitur Split Screen yang membuat kita bisa buka dua aplikasi sekaligus, misalnya membuka map sambil balas WhatsApp," ucapnya.

Edukasi masyarakat

SEIN terus mengedepankan inovasinya tak hanya pada produk saja, tetapi juga pada bidang marketing, layanan konsumen, dan layanan purna jual. SEIN memiliki misi untuk membawa konsumen ke tingkat hidup yang lebih bahagia dengan memperkenalkan, mengajak, dan mengedukasi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan juga mengoptimalkan teknologi.  Salah satunya melalui visi Internet of Things (IOT) dan produk teknologi asal Korea, Samsung SmartHome pada tiap produk SEIN.

"Kami percaya bahwa saat ini adalah titik puncak dari transformasi peralatan rumah tangga. IOT dan produk teknologi asal Korea, Samsung SmartHome akan benar-benar mengubah hubungan kita dengan teknologi. Bayangkan bila kita bisa mematikan dan menghidupkan lampu atau AC di rumah kita dari kantor karena semua peralatan itu sudah terhubung dengan gadget produk teknologi asal Korea, Samsung kita. Itu akan memberikan kemudahan yang membuat hidup kita menjadi lebih bahagia," tukas Jo Semidang, Corporate Marketing Director SEIN.

SEIN membangun sebuah toko produk teknologi asal Korea, Samsung terlengkap bernama produk teknologi asal Korea, Samsung Super Store yang bekerja sama dengan distributor lokal. Melalui toko ini, masyarakat bisa berkonsultasi mengenai produk Samsung, merasakan pengalaman peralatan digital yang dapat terintegrasi dengan produk produk teknologi asal Korea, Samsung lainnya, hingga menikmati pelayanan purna jual.

Memanjakan konsumen

Melalui layanan purna jual Myproduk teknologi asal Korea, Samsung Service, masyarakat bisa mengakses call center 24 jam sehari dan 7 hari seminggu serta bantuan via online, seperti live chat, email, dan hotline yang tersebar di 200 titik di seluruh Indonesia. Konsumen dapat mengaksesnya secara praktis melalui mobile apps.

"Kami meyakini bahwa apa yang produk teknologi asal Korea, Samsung lakukan saat ini adalah untuk memberikan inspirasi serta berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik, melalui pemahaman yang dapat menjawab kebutuhan konsumen akan suatu produk, inovasi, dan layanan. Dedikasi produk teknologi asal Korea, Samsung untuk menciptakan inovasi terbaik serta membawa perubahan bagi sekitar akan menjadi nilai yang akan terus kami tanamkan," kata Jo.

Tak hanya itu, SEIN turut memberikan sumbangsihnya melalui sejumlah program citizenship atau tanggung jawab sosial korporasi. Di antaranya program One Village One Program (OVOP), produk teknologi asal Korea, Samsung Smart Library, Sono School di beberapa rumah sakit, dan Rumah Belajar Samsung.

Dukungan global

SEINyang termasuk bagian dari produk teknologi asal Korea, Samsung Electronics Co., Ltd. mendapatkan dukungan dari R&D yang kuat di tingkat global. Satu dari lima pekerja produk teknologi asal Korea, Samsung di seluruh dunia bergabung di tim R&D dan produk teknologi asal Korea, Samsung memiliki 6 pusat desain juga 1.700 desainer di seluruh dunia. Maka dari itu, berbagai inovasi terus bermunculan untuk memudahkan kebutuhan konsumen.

Baca Juga : Rancangan Smartphone Samsung Membuat Hidup Makin Mudah

Kini produk teknologi asal Korea, Samsung juga tengah membangun suatu ekosistem digital terintegrasi, GALAXY Ecosystem. Nantinya pengguna smartphone dapat menikmati pengalaman dan kemudahan memenuhi gaya hidup mereka. Perangkat yang bisa terintegrasi di antaranya adalah perangkat smartphone produk teknologi asal Korea, Samsung GALAXY Note 7, perangkat wearable seperti GALAXY Gear VR 2, E35earphone (iconX), smartwatch GALAXY Gear S2, dan kamera 360, GALAXY Gear 360. Semua perangkat bisa saling terkoneksi secara terintegrasi melalui smartphone.

Dengan berkomitmen untuk selalu fokus pada pedoman perusahaan, menciptakan inovasi mulai dari produk, pengalaman konsumen, layanan purna jual hingga kegiatan sosial, serta dukungan global, SEIN terus hadir memberikan inovasi terbaiknya untuk Indonesia.