Showing posts with label LG. Show all posts
Showing posts with label LG. Show all posts

Thursday, May 18, 2017

Google Pixel 3 Disanggah Oleh Pihak LG

Google Pixel 3 Disanggah Oleh Pihak LG



Blog Tekno - LG sempat diisukan akan menjadi perusahaan yang memproduksi ponsel Pixel generasi ke-3. Namun rumor tersebut kemudian ditepis oleh LG.

Dalm rumor itu, Pixel 3 disebut akan diluncurkan pada 2018, karena untuk tahun ini tentunya baru Pixel 2 yang akan diluncurkan. Teknologi dari Pixel 2 sendiri kabarnya masih akan diproduksi oleh HTC, yang juga memproduksi Pixel generasi pertama.

Rumor LG memproduksi Pixel 3 ini sepertinya tak lepas dari hubungan spesial antara Google dan LG. Tepatnya LG sering digandeng Google untuk memproduksi ponsel Nexus, yaitu Nexus 4, Nexus 5 dan Nexus 5X, demikian  Kami kutip dari Phone Arena, Jumat 12 Mei 2017 lalu.

Perusahaan asal Korea Selatan itu pun angkat bicara soal rumor ini. Menurut mereka, rumor soal Pixel 3 itu hanyalah sebuah spekulasi. Google kemungkinan besar memang akan merilis ponsel tersebut pada 2018 mendatang, namun belum jelas perusahaan mana yang akan didaulat untuk memproduksi ponsel tersebut.

Google sendiri sempat dikritik soal ponsel Pixel (dan Pixel XL) ini, yaitu soal ketersediaannya. Ponsel flagship tersebut memang punya spek yang yahud, juga kameranya yang sering disebut sebagai ponsel dengan kamera terbaik, namun Pixel adalah ponsel yang sulit ditemui di pasaran.

Pixel hanya dijual secara resmi di sejumlah negara, salah satunya Amerika Serikat. Dan di negara asalnya itu, Pixel pun tergolong sebagai ponsel yang hampir tak pernah tersedia stoknya. Jika pun tersedia, ponsel itu membutuhkan waktu yang lama untuk dikirimkan ke pemesannya, mencapai 5 - 6 minggu.

Wednesday, May 17, 2017

Peralihan Gadget LG dari LCD ke Layar OLED

Peralihan Gadget LG dari LCD ke Layar OLED

Layar OLED memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding LED
Layar OLED memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding LED
Blog Tekno - LG diperkirakan tak akan lagi menggunakan panel LCD pada gadget-gadget premiumnya yang akan datang, kemungkinan V30 dan menggantinya dengan panel OLED. Setelah V30, penggunaan panel anyar ini akan dilakukan di G7, yang merupakan penerus G6. Langkah semacam ini sudah diterapkan oleh Samsung sejak lama, di mana panel OLED bisa menghasilkan warna yang lebih hidup dan warna hitam yang lebih dalam ketimbang panel LCD.

Kebanyakan vendor gadget sendiri sampai saat ini masih banyak yang menggunakan panel LCD. Sebut saja Apple, HTC, LG dan banyak pabrikan lainnya. Namun kebanyakan vendor gadget memang sudah berencana untuk berpindah ke panel OLED di gadget-gadgetnya.

Sebut saja Apple yang disebut akan menggunakan OLED di iPhone 8, sementara iPhone 7S masih akan menggunakan panel LCD. Sementara Google sudah menggunakan panel OLED di Pixel, yang diproduksi oleh HTC.

Penggunaan panel OLED ini juga adalah salah satu syarat untuk gadget agar bisa menggunakan platform Daydream besutan Google. Dan sepertinya itulah yang diincar LG dengan menggunakan OLED di V30. Untuk mendapat pasokan panel OLED, LG diperkirakan akan memanfaatkan 'saudaranya', yaitu LG Display. Sama seperti Samsung yang memanfaatkan Samsung Display untuk menyuplai komponen tersebut.

"Kebanyakan layar OLED yang diproduksi LG Display di pabrik Gumi E5 pada pertengahan tahun kedua akan digunakan di smartphone buatan LG Electronic yang dimulai dari V30," ujar seorang sumber.

Sementara sebagian panel OLED yang sudah diproduksi akan dikirimkan ke sebuah pabrikan gadget asal China yang membutuhkan alternatif pemasok teknologi panel OLED selain Samsung, demikian Kami kutip dari The Verge, Rabu kemarin pada tanggal 17 Mei 2017.

LG Beranggapan gadget Berlayar Tinggi Akan Menjadi Tren

LG dan Samsung mulai menghadirkan gadget dengan layar berasio 18:9 ke pasaran, sehingga bentuknya terlihat tinggi. Diyakini jenis layar ini akan menjadi tren ke depannya.

Hal tersebut diungkap oleh Head of LG Mobile Communication Indonesia Heegyun Jang. Dia mengatakan karena LG dan Samsung menjadi pemasok layar terbesar dunia, sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi vendor gadget lain untuk ikut membesut rasio layar serupa.

Selain itu, pihaknya telah berkolaborasi dengan sejumlah kreator game untuk membuat konten yang mendukung rasio layar 18:9. Sehingga ekosistem akan makin kuat, vendor pun tidak akan ragu mengaplikasikan rasio layar yang sama.

"Semakin banyak konten yang dikembangkan, rasio 18:9 akan jadi tren masa depan," kata Jang saat ditemui usai peluncuruan LG G6 di Jakarta, Kamis lalu pada tanggal 20 Mei 2017

Apa yang diprediksi oleh Jang ini bisa jadi terjadi. Sebab, rasio 18:9 menawarkan sejumlah keunggulan ketimbang rasio 16:9 yang banyak digunakan banyak gadget di pasaran.

Rasio 18:9 dapat menghadirkan gadget layar besar dengan bodi ramping. Pengguna jadi nyaman mengoperasikan dengan satu tangan. Ketika digunakan dalam mode landscape, proses multitasking akan lebih maksimal. Karena layar akan terbagi menjadi dua bujur sangkar sama besar.

Google pun kian mendorong para pengembang untuk mulai beralih ke rasio tersebut. "Untuk bisa mengambil keuntungan dari format layar yang lebih besar pada perangkat, Anda harus mempertimbangkan untuk meningkatkan dukungan rasio aspek maksimal (aplikasi)," tulis Google dalam sebuah postingan di blog Android Developer beberapa waktu lalu.

Friday, May 12, 2017

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
LG Innotek disebut akan jadi penyuplai sebuah komponen penting untuk iPhone yang akan datang. Yaitu camera pengenal wajah yang akan menjadi camera depan iPhone.

Selain itu, unit bisnis LG tersebut juga akan menyuplai sensor camera iPhone. Tak tanggung-tanggung, LG juga mengucurkan dana sebesar USD 238,5 juta untuk membangun sebuah fasilitas yang nantinya khusus dipakai untuk menangani pesanan Apple tersebut.

Apple dan LG Innotek memang sudah bekerja sama sejak 2016 lalu untuk mengembangkan teknologi camera pengenal wajah tiga dimensi, yang didesain untuk fitur keamanan dan hiburan, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat (12/5/2017).

Teknologi ini benar-benar baru, dan berbeda dengan teknologi sejenis yang sudah ada. Contohnya teknologi yang dipakai oleh Samsung di Galaxy S8 dan S8+, yang masih menggunakan pemindai wajah dua dimensi yang mudah dibohongi dengan memakai foto.

LG Innotek juga adalah perusahaan teknologi yang berada di balik dua camera belakang di iPhone 7 Plus. Jadi, setelah mendesain camera belakang, kini LG Innotek kebagian mendesain camera depan iPhone, yang kabarnya akan jauh lebih kecil ketimbang modul camera yang pernah mereka produksi sebelumnya.

Awal Mula iPhone Garap Teknologi Chip A11

TSMC disebut sudah mulai memproduksi chip prosesor yang nantinya akan dipakai di iPhone dan iPad generasi baru, yang dibuat dengan proses 10nm.

Chip tersebut akan diberi nama A11, yang merupakan penerus chip A10 yang dipakai di iPhone dan iPad yang sudah beredar saat ini. Tak banyak informasi yang diketahui soal performa chip A11 ini.

Namun sebelumnya TSMC sudah memperkirakan kalau teknologi 10 nm sendiri bisa menghasilkan performa 20% lebih kencang dan konsumsi daya 40% lebih kecil. Dan TSMC tentunya masih bisa mengotak-atik chip tersebut agar performanya lebih optimal.

TSMC diperkirakan akan mampu memproduksi 100 juta unit chip A11 sampai akhir 2017 ini, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat 12 mei 2017.

Selain menggarap chip pesanan Apple, TSMC juga menggarap chip pesanan sejumlah vendor lain. Contohnya chip 12nm dari Nvidia, MediaTek, Silicon Motion dan HiSilicon. Artinya, pasar perangkat mobile akan dibanjiri dengan chip 12nm pada 2017 ini.

Sementara untuk 2018 mendatang, produk-produk flagship diperkirakan sudah akan menggunakan prosesor dengan teknologi 7nm. Contohnya Samsung yang dikabarkan sudah mulai mengembangkan prosesor Exynosnya dengan teknologi 7nm, begitu juga dengan Qualcomm yang menggarap Snapdragon 845 dengan teknologi yang sama.