Showing posts with label Logika Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Logika Teknologi. Show all posts

Friday, December 7, 2018

Gimana Sih Nasib Media Sosial Di Masa Depan?

Gimana Sih Nasib Media Sosial Di Masa Depan?


Media sosial Facebook sempat berjaya, menjadi salah satu cara komunikasi baru di era digital. Namun seiring waktu, kepopuleran Facebook seolah meredup dengan kedatangan Instagram dan Snapchat.


Peralihan cara berkomunikasi pun tampak semakin jelas. Mulanya, pengguna media sosial gemar berbagi status atau gambar untuk muncul di feed. Lambat laun, fitur stories di berbagai platform media sosial mengubah kebiasaan tersebut.

Fitur stories bahkan disebut menyalip feed sebagai cara utama orang-orang dalam berbagi sesuatu kepada teman mereka. Menurut perusahaan konsultan Block Party, pembuatan dan konsumsi stories meningkat hingga 842 % sejak awal 2016.

Hampir satu miliar akun di Snapchat, Instagram, Whatsapp, Facebook dan Messenger membuat dan menonton tayangan stories. Pergeseran cara ini terbilang luas. Pengguna kini mempertimbangkan bagaimana setiap momen bisa ditambahkan demi menunjukkan eksistensi mereka.


Media sosial juga turut berperan dalam pergeseran ini, mereka terus memperbarui desain tampilan dan lebih menyoroti kamera serta stories pengguna. Alhasil, pengiklan harus memikirkan ulang pesan persuasif mereka dalam sebuah stories yang sanggup memikat pengguna tanpa mengklik iklan tersebut lebih lanjut.

Seperti dilansir dari TechCrunch, stories di WhatsApp memiliki lebih dari 450 juta pengguna aktif per harinya. Stories di Instagram melebihi 300 juta pengguna, dan Facebook Messenger lebih dari 70 juta pengguna.

Ini merupakan data yang bisa menjadi gambaran masa depan. Block Party menghitung bahwa stories tumbuh 15 kali lebih cepat ketimbang feed pada kuartal kedua 2016 hingga kuartal ketiga pada 2017.

Jumlah itu bahkan belum termasuk stories AMP baru Google yang dipakai oleh Netflix dan stories sebagai fitur baru Youtube.


CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengakui bahwa perusahaannya bakal lebih fokus ke stories. Ia juga berencana menghadirkan fitur iklan di stories dan memastikan formatnya sama baiknya seperti iklan pada feed.

Pendiri dan eks CEO Instagram, Kevin Systorm sendiri tak menyadari jika fitur stories akan menjadi cara berkomunikasi yang digandrungi banyak pengguna. Saat dirilis, Systorm mengatakan, “itu hanya membuat Kamu bisa melihat sorotan”.

Systorm tampak memandang stories sebagai media yang sederhana untuk berkomunikasi. Siapa sangka, fitur ini sekarang sangat akrab di kalangan pengguna media sosial, sehingga berbagai platform juga mengadopsi stories.

Monday, October 29, 2018

Wilayah Amerika Ini Dipenuhi Robot

Wilayah Amerika Ini Dipenuhi Robot


Karena tingkat kemajuan teknologi, otomasi adalah tren teknologi yang akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan, begitu juga ekonomi abad ini. Menurut The Guardian, 38% pekerja AS bisa kehilangan lapangan kerja akibat dari otomatisasi dalam 15 tahun ke depan.

Selain itu, The Janesville Gazette juga melaporkan bahwa bahwa 72% mereka yang telah mendapatkan pekerjaan selama ini khawatir tentang masa depan di mana robot dan komputer dapat melakukan pekerjaan manusia.

Smart Asset, perusahaan teknologi keuangan yang memberikan saran online tentang keputusan keuangan pribadi, baru-baru ini merilis sebuah penelitian yang menghitung negara-negara mana saja yang memiliki pekerjaan paling rentan terhadap otomatisasi atau bisa dilakukan oleh robot.

Thursday, May 18, 2017

Daydream Siap Dihadirkan di Perangkat Samsung Galaxy S8

Daydream Siap Dihadirkan di Perangkat Samsung Galaxy S8

Daydream siap untuk Samsung Galaxy S8
Daydream siap untuk Samsung Galaxy S8
Blog Tekno - Saat Google pertama memamerkan platform virtual reality (VR) Daydream, mereka mengklaim kalau akan banyak ponsel flagship dari banyak pabrikan yang mendukung platform ini.

Namun faktanya, sampai saat ini jumlah ponsel yang mendukung Daydream hanya 4. Untungnya, dalam Google I/O 2017 mereka mengumumkan kalau Galaxy S8 dan S8+ akan mendukung platform ini dalam waktu dekat.

Pembaruan tersebut dijadwalkan akan hadir pada musim panas mendatang, dan pembaruannya akan diberikan secara over-the-air (OTA). Alhasil, ponsel jagoan Samsung itu nantinya tak sekadar kompatibel dengan Gear VR, namun juga headset Daydream milik Google.

Dalam acara yang sama, Google juga menyebut kalau ponsel flagship LG yang akan datang juga akan mendukung Daydream. Ponsel ini kemungkinan besar adalah V30, sesuai dengan urutan peluncuran ponsel LG, yang belum lama ini meluncurkan G6, seperti dilansir Ubergizmo, Kamis (18/5/2017).

Daydream pertama dipamerkan pada Google I/O 2016 sebagai salah satu fitur inti pada teknologi Android Nougat. Platform ini diklaim mendapat dukungan kuat dari para perakit ponsel, dan menurut Google hampir semua pembuat ponsel Android akan meluncurkan ponsel yang siap menggunakan Daydream.

Saat itu, Google mendaftar 8 perakit ponsel yang akan mendukung Daydream. Yaitu Samsung, HTC, Huawei, LG, ZTE, Asus, Alcatel dan Xiaomi, dan sampai saat ini baru dua dari nama tersebut yang memproduksi ponsel Daydream.

Tuesday, May 16, 2017

Pria Inggris Penakluk Virus Ransomware

Pria Inggris Penakluk Virus Ransomware

Marcus Hutchins sang penakluk virus Ransomware
Marcus Hutchins sang penakluk virus Ransomware
Blog Tekno - Seorang Pria bernama Marcus Hutchins sedang jadi sorotan setelah berhasil menjinakkan ransomware WannaCry. Pemuda asal Inggris berusia 22 tahun jelas sosok yang pintar walau kadang badung di masa lalunya.

Setelah berhasil menjinakkan WannaCry, dia sekarang bermitra dengan lembaga pemerintah Inggris, National Cyber Security Centre untuk mencegah versi baru WannaCry menyebar. Dan juga kebanjiran tawaran pekerjaan.

Marcus yang bekerja jarak jauh untuk perusahaan sekuriti Amerika Serikat, Kryptos Logic, masih tinggal di rumah orang tuanya di selatan Inggris bersama saudara lelakinya. Ia bekerja dari kamarnya yang kecil, menjinakkan WannaCry.

"Aku bahkan tidak yakin apakah orang tuaku sudah tahu perihal ini. Soalnya dalam tiga hariS Saya menatap komputer untuk menyelesaikan semua ini. Saya bukan pahlawan. Saya hanya seseorang yang mencoba menghentikan virus," tuturnya yang Kami kutip dari Mirror.

Marcus belajar soal sekuriti dan juga blog secara otodidak dan langsung diterima kerja oleh Kryptos Logic meski tidak lulus universitas, hanya menyelesaikan pendidikan setingkat SMA. Dia mengaku memang tak begitu gemar bersekolah.

"Ujianku tidak bagus. Saya tak begitu suka sekolah,S Saya menghindari pelajaran dan memilih belajar komputer. Saya tidak masuk universitas karena ada kesalahan di nilaiku," sebutnya.

Kepala sekolahnya dulu, Sharon Marshall, mengingat dengan jelas kalau Marcus memang pintar komputer. "Dia gemar dua hal, komputer dan berselancar,"

Berkat prestasinya menaklukkan WannaCry, Marcus pun jadi tenar. Ribuan email masuk tiap hari menawari pekerjaan dan banyak media ingin mewawancarainya. Sedangkan Kryptos Logic menghadiahinya cuti dan perjalanan ke San Francisco.

"Aku sampai memanjat pagar di belakang rumah untuk menghindari para jurnalis di depan rumah," tuturnya.

Motif Serangan Ransomware WannaCry

Sabtu, 13 Mei 2017 pagi, setelah solat Subuh, muncul berita di lini masa mengenai serangan ransomware kepada NHS, suatu sistem kesehatan di Inggris yang menjadi dasar layanan publik di sana. Segera, informasi tersebut dibagikan kepada grup ICSF (Indonesia Cyber Security Forum) untuk menjadi perhatian.

Tak dianya sama sekali, secara beruntun kemudian muncul laporan serangan dengan skala yang semakin luas dan berkembang masif sampai ke 150 negara dengan korban ratusan ribu komputer terinfeksi WannaCry. Akhirnya pemerintah turun tangan di hari Minggu untuk menenangkan suasana dan mengambil langkah-langkah preventif menghadapi krisis ini.

Saat ini setelah suasana mulai cooling-down, muncul pertanyaan siapa dalang dan apa sebenarnya motif serangan ransomware WannaCry? Untuk itu mari kita coba merunut fakta dan informasi yang berkembang beberapa hari belakangan ini.

1. WannaCry merupakan malware yang menyerang sistem Windows dengan memanfaatkan celah di SMB v1 melalui port 139 (NetBIOS)/445 (sharing file), 3389 (remote desktop) dengan mengenkripsi file dan meminta tebusan untuk membuka kunci tersebut. Bagaimana malware itu bekerja dengan membuat Doblepulsar backdoor dan menggunakan jaringan Tor agar susah dilacak.

2. Tools yang dipakai adalah Eternal Blue yang dicuri dari NSA Amerika oleh organisasi kejahatan siber Shadow Broker yang masih belum terlacak.

3. Malware ini adalah versi ke-2 setelah yang pertama WCry diluncurkan pada Februari 2017.

4. File yang terenkripsi sampai sekarang belum ada solusi untuk membukanya. Beberapa tool dari Mark Scott ataupun sensortech yang dicoba pada komputer korban, masih belum berhasil merestore file

5. Langkah yang paling tepat adalah mencegah malware ini masuk dengan melakukan patch seperti yang dikomunikasikan Kominfo. Apabila terlanjur terserang, hanya reformat dan re-install Windows yang bisa dilakukan dengan risiko data yang belum dibackup akan hilang.

6. Kerugian yang dialami Indonesia cenderung minimal, atau belum terkuak. Tercatat serangan ini melumpuhkan pelayanan satu rumah sakit serta beberapa komputer server obselete di sebuah BUMN (kerugian materialnya kecil kata Kadiv SIM bersangkutan) dan di kantor Samsat, sementara kita tahu betapa besar komunitas Windows bajakan di Indonesia.

7. Kerugian terbesar yang tercatat akibat serangan ini adalah Rusia yang mencapai lebih dari 70% dari serangan di seluruh dunia.

Sepertinya motif serangan adalah uang seperti yang dituntut oleh ransomware tersebut sebesar USD 300 dalam bentuk bitcoin. Namun setelah ditelusuri oleh Dimaz Ankaa Wijaya, tercatat hanya ada 3 wallet bitcoin yang semuanya ditulis manual (hardcoded)

1. 12t9YDPgwueZ9NyMgw519p7AA8isjr6SMw
2. 115p7UMMngoj1pMvkpHijcRdfJNXj6LrLn
3. 13AM4VW2dhxYgXeQepoHkHSQuy6NgaEb94

Sungguh menjadi pertanyaan karena dengan menggunakan metode pembayaran Bitcoin seperti yang digunakan oleh WannaCry, aplikasi akan sangat sulit menentukan apakah korban telah melakukan pembayaran.

Dengan demikian dapat diragukan apakah ransomware tersebut benar-benar menepati janjinya untuk "membebaskan" dokumen elektronik yang tersandera meskipun pembayaran telah dilakukan. Artinya malware ini memang sebenarnya tidak untuk diniatkan untuk menjadi ransomware.

Total transaksi per tulisan ini dibuat hanya sebanyak 217 dengan dana yang masuk sebesar 32.4 BTC atau sekitar Rp 800juta. Suatu angka yang kecil sekali dibandingkan begitu banyaknya komputer yang tersandera dengan begitu banyak sistem kritikal dengan data strategis yang terkunci, di seluruh dunia. Jadi, apa sebenarnya motif dari serangan ini?

Ardi Sutedja dari ICSF mendapatkan laporan mengenai varian baru dari ransomware ini dengan karakter yang lebih berbahaya: malware yang tidak memiliki kill switch, mampu bersembunyi di balik berbagai aplikasi, dan hibernate (tidur) dalam waktu yang cukup lama sebelum bangun kembali berdasarkan waktu yang telah ditentukan. Artinya ransomware baru yang kita hadapi ini bukan sembarangkan ransomware, tapi sudah masuk kategori "Military Grade".

Jadi apakah pembuat WannaCry ini termasuk hacker pemula seperti yang dikemukakan Alex Hern? Menurut kami tidak. Memang diketahui ada beberapa varian WannaCry yang kemungkinan dibuat oleh orang yang berbeda, namun Ardi Sutedja meyakini dengan pola seperti ini, hacker adalah State Actor atau State Sponsored Attack.

Serangan yang terjadi pada Sabtu dan Minggu lalu di seluruh dunia diyakini hanyalah permulaan dari serangan-serangan senyap yang akan terjadi di kemudian hari. WCry pada Februari 2017 merupakan serangan test the water, WannaCry saat ini merupakan diversion attack, dan serangan intinya tersembunyi sampai entah kapan nanti diluncurkan.

Diperlukan kesiapan kita semua karena Cyber Security merupakan sebuah keahlian yang sangat langka untuk mampu mengantisipasi, mencegah dan menangkal - Hambatan, Tantangan, Ancaman & Gangguan di ruang siber nasional kita. Pemerintah perlu bertindak cepat dan tegas soal masalah ini.

Friday, May 12, 2017

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

LG Memasok Teknologi Terbaru yang Dimiliki iPhone

Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
Teknologi A11 Terbaru dari iPhone yang diadopsi oleh LG
LG Innotek disebut akan jadi penyuplai sebuah komponen penting untuk iPhone yang akan datang. Yaitu camera pengenal wajah yang akan menjadi camera depan iPhone.

Selain itu, unit bisnis LG tersebut juga akan menyuplai sensor camera iPhone. Tak tanggung-tanggung, LG juga mengucurkan dana sebesar USD 238,5 juta untuk membangun sebuah fasilitas yang nantinya khusus dipakai untuk menangani pesanan Apple tersebut.

Apple dan LG Innotek memang sudah bekerja sama sejak 2016 lalu untuk mengembangkan teknologi camera pengenal wajah tiga dimensi, yang didesain untuk fitur keamanan dan hiburan, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat (12/5/2017).

Teknologi ini benar-benar baru, dan berbeda dengan teknologi sejenis yang sudah ada. Contohnya teknologi yang dipakai oleh Samsung di Galaxy S8 dan S8+, yang masih menggunakan pemindai wajah dua dimensi yang mudah dibohongi dengan memakai foto.

LG Innotek juga adalah perusahaan teknologi yang berada di balik dua camera belakang di iPhone 7 Plus. Jadi, setelah mendesain camera belakang, kini LG Innotek kebagian mendesain camera depan iPhone, yang kabarnya akan jauh lebih kecil ketimbang modul camera yang pernah mereka produksi sebelumnya.

Awal Mula iPhone Garap Teknologi Chip A11

TSMC disebut sudah mulai memproduksi chip prosesor yang nantinya akan dipakai di iPhone dan iPad generasi baru, yang dibuat dengan proses 10nm.

Chip tersebut akan diberi nama A11, yang merupakan penerus chip A10 yang dipakai di iPhone dan iPad yang sudah beredar saat ini. Tak banyak informasi yang diketahui soal performa chip A11 ini.

Namun sebelumnya TSMC sudah memperkirakan kalau teknologi 10 nm sendiri bisa menghasilkan performa 20% lebih kencang dan konsumsi daya 40% lebih kecil. Dan TSMC tentunya masih bisa mengotak-atik chip tersebut agar performanya lebih optimal.

TSMC diperkirakan akan mampu memproduksi 100 juta unit chip A11 sampai akhir 2017 ini, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Jumat 12 mei 2017.

Selain menggarap chip pesanan Apple, TSMC juga menggarap chip pesanan sejumlah vendor lain. Contohnya chip 12nm dari Nvidia, MediaTek, Silicon Motion dan HiSilicon. Artinya, pasar perangkat mobile akan dibanjiri dengan chip 12nm pada 2017 ini.

Sementara untuk 2018 mendatang, produk-produk flagship diperkirakan sudah akan menggunakan prosesor dengan teknologi 7nm. Contohnya Samsung yang dikabarkan sudah mulai mengembangkan prosesor Exynosnya dengan teknologi 7nm, begitu juga dengan Qualcomm yang menggarap Snapdragon 845 dengan teknologi yang sama.

Monday, May 1, 2017

Inikah Ponsel Anti Meledak?

Inikah Ponsel Anti Meledak?

Ponsel Elephone yang anti meledak membuat rasa nyaman pada pengguna
Ponsel Elephone yang anti meledak membuat rasa nyaman pada pengguna
Sejumlah kasus terbakar hingga meledaknya ponsel memberikan ide tersendiri bagi produsen yang satu ini. Tak ingin kejadian semacam itu menimpa konsumennya, dibuatlah ponsel anti meledak.

Adalah Elephone, pabrikan ponsel yang membuatnya. Produsen ini baru saja merilis sebuah ponsel dengan sebutan S7. Penggunaan nama yang identik dengan teknologi ponsel flaghship Samsung itu juga bukannya kebetulan. Secara desain Elephone S7 memang punya kedekatan dengan Galaxy S7.

Baca Juga : Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Terutama bila melihat lengkungan di bagian pinggiran bodi belakangnya dan juga di kedua sisi layar. Tapi belum ketahuan apakah lengkungan di layarnya itu punya fungsi layaknya Galaxy S7 Edge, atau hanya aksen belaka. Karena seperti Kami kutip dari Ubergizmo, Sabtu (29/10/2016), spesifikasinya disebut tidak begitu mengesankan.

Bagian lain yang membuatnya semakin mirip adalah pemilihan button home dengan desain persegi panjang yang membulat sisinya.

Tapi sebenarnya bukan desain yang diusungnya yang ingin dibicarakan di sini, melainkan fitur yang disebut oleh Elephone sebagai explosion-proof membrane atau lapisan anti meledak.

Elephone mengklaim S7 dibekali lapisan anti meledak yang melindungi komponen baterainya. Termasuk juga bodi belakangnya yang menggunakan lapisan yang sama. Tujuannya agar bila terjadi apa-apa seperti kasus terbakar yang dialami Galaxy Note 7 atau iPhone, pengguna terhindar dari cedera.

Menariknya lagi, dengan kelebihan yang ditawarkannya itu Elephone S7 dibanderol cukup murah. Konsumen cukup merogoh kocek di angka USD 140 atau sekitar Rp 1,8 juta saja (USD 1 = Rp 13.000). Maka tak perlu khawatir lagi dengan kejadian ponsel terbakar atau meledak yang lagi heboh belakangan ini.

Vivo Jamin Ponselnya Tidak Akan Meledak di Indonesia

Vivo Jamin Ponselnya Tidak Akan Meledak di Indonesia

Ponsel Vivo Meledak di India
Ponsel Vivo Meledak di India
Insiden meledaknya dua ponsel Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di India ikut mendapat perhatian dari manajemen Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di Indonesia. Mereka pun akan menyelidiki kasus tersebut.

"Saat ini tim Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di India tengah memverifikasi kebenaran tersebut," kata Meutia Setijono, Senior Brand Manager Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) Mobile Indonesia saat dihubungi Kami, Senin (1/5/2017).

Baca Juga : Ponsel VIVO Meledak Saat Charge Baterai

Meutia pun mengatakan, pengguna Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) di Indonesia tak perlu khawatir soal keamanan ponsel tersebut. Sebab dalam proses produksi di Indonesia, ponsel V5 telah lulus uji kelayakan dan keamanan untuk digunakan.

Pemilik Handphone VIVO di India yang meledak
Pemilik Handphone VIVO di India yang meledak
"Kami juga menyarankan para pengguna untuk merujuk buku panduan selama menggunakan smartphone Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo)," sebut Meutia.

Sebelumnya diberitakan, dua pengguna di India melaporkan kejadian meledaknya ponsel V5 saat diisi ulang. Akibatnya, salah satu bagian belakang ponsel meleleh.

Kejadian tersebut menambah daftar panjangmeledaknya ponsel saat diisi ulang baterai. Sebelumnya, insiden sejenis pernah terjadi pada pengguna ponsel Samsung, Apple, dan Xiaomi.

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Ponsel VIVO V% Meledak di India
Ponsel VIVO V% Meledak di India
Kasus ponsel meledak kembali terjadi. Setelah Samsung, Apple, dan Xiaomi, insiden ini menimpa Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) saat tengah diisi ulang baterainya.

Ada dua laporan mengenai kejadian meledaknya ponsel tersebut. Keduanya sama-sama terjadi di India. Kasus pertama terjadi minggu lalu, di sebuah toko. Akibat ledakan tersebut, bagian belakang ponsel V5 meleleh.

Selang beberapa hari, kasus kedua menimpa pengguna di Karnal, Haryana. Kejadiannya serupa, yakni ponsel meledak saat diisi ulang baterainya. Tapi tak seperti kasus pertama, bagian belakang ponsel masih terlihat utuh.

Dilansir dari Techdroider, Senin (1/5/2017), pihak Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) India belum memberikan tanggapan atas kejadian nahas ini.

Kejadian meledaknya ponsel Vivo (Brand baru yang lahir dari Oppo) ini menambah daftar panjang kasus ponsel meledak di dunia. Sebelumnya, kasus serupa terjadi pada ponsel berteknologi milik Samsung, Apple dan Xiaomi. Kebanyakan kasus terjadi saat ponsel tengah diisi ulang baterainya.

Karena itu, tidak ada salahnya kita memperhatikan kondisi ponsel saat sedang diisi ulang baterai. Jika bodi ponsel mengalami panas yang tidak wajar, baiknya segera cabut charger.

Disarankan juga untuk tidak melakukan charging sepanjang malam. Selain itu, jangan meletakkan ponsel yang sedang charging di atas permukaan yang rentan terbakar seperti tempat tidur. Terakhir, jangan gunakan ponsel saat tengah diisi ulang baterai.

Saturday, April 29, 2017

Mengapa Produk Handphone China Selalu Laris?

Mengapa Produk Handphone China Selalu Laris?

Produk China selalu laris di pasaran
Produk China selalu laris di pasaran

Sebuah wawancara khusus Kami kepada Mas Lucky Sebastian, seorang arsitek yang gemar mengamati perkembangan gadget.

Jadi sesungguhnya mengapa produk china selalu laris di pasaran ?

Memang saat ini, industri ponsel dan aksesoris sangat berkembang di China. Mereka memiliki infrastruktur, kelengkapan bahan, pelaku industri, dan tenaga kerja yang sangat kompetitif. Hampir semua brand smarphone memiliki industri manufaktur di China.

Dengan dukungan dan kelengkapan seperti disebut di atas, terutama biaya kerja yang murah, banyak industri pembuat asesoris dari banyak belahan dunia, memanufaktur produknya di China. Mereka cukup hanya merancangnya.

Dengan memanufaktur produknya di negara China yang bisa menghasilkan barang dengan tingkat kualitas yang diinginkan, dan harga yang kompetitif, membuat para pelaku industri di bidang ini, sangat menyukai produknya untuk dibuat di China.

Karena masifnya industri di China, level pekerjaan barang-barang industri ini jangan selalu dibayangkan berupa pabrik-pabrik raksasa. Di China kelas rumahan pun sanggup membuat berbagai macam barang, dari sparepart motor hingga perakitan elektronik.

Sebagian besar radio dan raket nyamuk yang beredar di Indonesia, kemungkinan dibuat di industri kelas rumahan. Kemungkinan besar semua smartphone rekondisi atau kadang disarukan dengan istilah refurbished yang dijual di banyak negara lain sebagai barang baru, juga didaur ulang di China.

Mengapa kasesoris gadget bisa sangat murah di China? Selain tenaga kerja yang murah dan jumlah pesanan yang besar, para pelaku industri menawarkan banyak level kualitas produk.

Diantara mereka ada yang melakukan efisiensi dan cerdik di bidang ini. Misalnya membuat casing/sarung smartphone membutuhkan molding (cetakan dasar) untuk mencetak bentuk casing. Molding ini harganya mahal dan harus diganti setelah mencetak puluhan ribu casing/sarung, karena bentuknya mulai berubah dan mungkin menghasilkan cetakan yang cacat.

Molding bekas ini nantinya akan dibeli lagi oleh pembuat casing/sarung smartphone dengan level kualitas lebih rendah, dan digunakan ulang untuk membuat casing dengan harga yang lebih murah. Itu salah satu contoh, mengapa kita bisa membeli casing yang mirip, dengan harga yang berbeda-beda.

Karena di Indonesia pengguna gadget dan asesorisnya masih terus berkembang pesat dan harga yang murah masih menjadi pertimbangan utama, maka wajar saja Indonesia menjadi salah satu tujuan pemasaran hasil produksi aksesoris gadget dari China yang beragam.

Friday, April 28, 2017

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Situs Telkomsel diretas sedari pagi sebelum akhirnya pulih di sore hari. Hacker memberi pesan bahwa Telkomsel memberikan tarif internet mahal.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah pun angkat bicara. Menurutnya tarif internet yang ditawarkan oleh anak perusahaan Telkom ini tidak mahal.

"Bicara tarif internet secara umum di Indonesia, bahwa kita itu paling murah ketiga di dunia. Itu kira-kira kondisi kita pada saat ini," ujar Ririek di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Baca Juga : Kronologi Hacker yang Menyerang Website TELKOMSEL

Lebih lanjut, Ririek menuturkan ada tiga hal kenapa tarif internet dirasa paling mahal. Tiga hal itu dilihat layanan telekomunikasi secara luas.

Pertama adalah harga terjangkau. Dikatakan Ririek bahwa Telkomsel menawarkan tarif dengan harga terjangkau, tapi tidak terlalu murah juga.

"Karena kalau terlalu murah gak baik buat masyarakat juga," ucapnya.

Kedua tentang keberlanjutan. Percuma menyediakan tarif dengan harga terjangkau, tapi penyedia telekomunikasi atau operatornya tidak memberikan kualitas yang mumpuni kepada pelanggan.

Ketiga yaitu soal jangkauan. Anak perusahaan Telkom ini senantiasa selalu berupaya untuk menghadirkan layanannya dari Sabang sampai Merauke.

"Telkomsel selalu memberikan harga, kualitas, dan jangkauan tidak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa tapi di seluruh Indonesia dengan layanan semaksimal mungkin," kata Ririek.

Soal Tarif Telkomsel yang Mahal

Hacker yang meretas situs Telkomsel mengeluhkan tentang mahalnya tarif data internet operator itu. Apa benar tarif internetnya lebih mahal dari negara lain?

Jawabannya: tidak! Itu menurut pendapat Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB Muhammad Ridwan Effendi. Dalam catatannya, tarif internet Telkomsel dan operator lainnya, tidak lebih mahal.

"Tarif data internet Telkomsel masih sangat wajar. Bahkan, kita masih termurah di dunia sesudah India," ujar Ridwan yang sempat dua periode menjabat sebagai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) kala dihubungi, Jumat (28/4/2017).

Klaim itu disampaikan olehnya berdasarkan pengalamannya dengan operator di luar negeri. Dipaparkan Ridwan, operator seluler di Amerika Serikat, misalnya, menawarkan tarif 40 USD atau sekitar Rp 520 ribu untuk paket 8GB.

"Di kita ada paket yang 45 ribu. Di luar coba, di Spanyol Rp 500 ribu, di Amerika Rp 520 ribu. Kemarin di Cordoba, saya kena 30 euro untuk paket yang sama. Untuk tarif voice relatif sama, 10 sen per menit. Sekitar Rp 1.700 per menit. Sementara kalau di Inggris, sekitar 15 sen poundsterling per menit atau Rp 3.000 per menit," ujarnya.

Dengan demikian, tarif voice atau percakapan suara di luar negeri, rata-rata masih lebih tinggi dua kali lipat. Bahkan, tegas Ridwan, tarif data di luar negeri bisa sampai dengan 10 kali lipat lebih mahal dibanding operator di Indonesia.

"Jadi kalau voice, walaupun di luar negeri lebih mahal, ordenya masih 1-2 kali lebih mahal. Beda dengan data kan, jauh lebih mahal. Tarif voice di luar sama di kita sampai dengan dua kali saja, tapi kalau tarif data bisa sampai dengan sepuluh kalinya di kita," ucapnya.

Website TELKOMSEL yang tidak secure
Website TELKOMSEL yang tidak secure
Dengan kondisi ini, justru Ridwan menilai, operator pada saat ini masih lebih banyak melakukan subsidi silang dari layanan voice ke data. Justru jika hal itu diterapkan ke pengguna, akan tidak adil bagi masyarakat luas.

"Semua operator sekarang ini mensubsidi harga paket data dari revenue voice. Dari sisi kerakyatan ini sangat tidak adil, revenue voice kebanyakan berasal dari masyarakat menengah ke bawah, sementara pemakai data adalah masyarakat menengah ke atas," papar Ridwan.

"Perlu disadari pada saat ini tarif paket data retail kebanyakan masih di bawah ongkos produksi. pada saat ini terbukti efek gunting itu, dimana trafik data melesat semakin tinggi, sementara revenue operator datar-data saja. Kelihatannya Telkomsel ingin mengurangi gap itu," jelasnya lebih lanjut.

Sementara menurut Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel, tarif yang mereka tawarkan ke pelanggan merujuk pada komponen biaya jaringan, termasuk untuk kebutuhan akses bandwidth internasional.

Ia pun berterima kasih dan menghargai keluhan masyarakat pengguna soal tarif kuota Internet. Hal ini, menurutnya, telah menunjukkan bahwa produk seluler Telkomsel digunakan oleh masyarakat luas.

"Untuk itu, Telkomsel menawarkan berbagai pilihan paket Internet kepada pelanggan, dengan berbagai pilihan harga. pada saat ini, pelanggan Telkomsel mencapai 169 juta pelanggan dimana sekitar 50% diantaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G," ujarnya.

"Terkait tarif tentunya ini berkaitan dengan kualitas yang ingin kami berikan agar pelanggan dapat menikmati layanan broadband Telkomsel di mana pun mereka berada," papar Adita lebih lanjut.

pada saat ini layanan Telkomsel hadir di 95% wilayah populasi Indonesia melayani seluruh pelanggan hingga ke pelosok negeri dan bahkan hingga perbatasan. Layanan 4G Telkomsel juga telah hadir di sekitar 500 ibu kota/kabupaten untuk memberikan pelanggan pengalaman internet cepat.

Telkomsel juga telah melaksanakan pembangunan sekitar 25,000 BTS baru sepanjang 2016, yang mana 92% diantaranya merupakan BTS 3G/4G. Total pada saat ini, Telkomsel memiliki total BTS sekitar 137,000 unit, dengan komposisi BTS 3G/4G sebesar 61%.

"Semua ini tentunya kami tujukan untuk bisa membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas Adita.

Variasi Skema Tarif di Setiap Provider

Dari pemaparan Telkomsel sebelumnya, operator seluler yang identik dengan warna merah ini menawarkan skema tarif yang cukup bervariasi. Namun justru variasi itu yang dikeluhkan oleh sang hacker pada saat mengusili tampilan situs Telkomsel.

"Gue kagak butuh HOOQ, VIU, iming-iming kuota music ame video lu. Gue cuma butuh KUOTA INTERNET. TITIK," demikian tulis sang peretas yang mengganti tampilan situs Telkomsel dari merah putih menjadi hitam kelam, Jumat (28/4/2017).

Telkomsel sebelumnya memang menggandeng sejumlah mitra sebagai penyedia konten. Untuk konten musik, digandenglah mitra seperti Joox, Guvera, dan LangitMusik, serta Viu dan Hooq untuk konten video.

Telkomsel menawarkan paket Music Max dengan kuota 2GB dengan harga Rp20.000. Penawaran itu berlaku untuk masa aktif selama 30 hari. Itu artinya mereka yang berlangganan paket ini dapat memutar lagu sepuasnya di aplikasi musik seperti Joox, Guvera, LangitMusik, aplikasi radio Prambors dan Gen FM.

Sementara untuk konten video, Telkomsel punya Viu, Hooq, dan Catchplay. Untuk mengaksesnya, pelanggan Telkomsel harus punya paket data VideoMax.

Paket VideoMax untuk Hooq bervariasi dari Rp 20.000 hingga Rp50.000. Harga Rp20.000 berlaku untuk pemakaian 30 hari dengan jumlah data 3GB. Sementara di harga Rp50.000 berlaku untuk 30 hari dengan kapasitas 7GB.

Sedangkan paket VideoMax untuk Viu dibanderol Rp80.000 untuk masa aktif 30 hari dengan kapasitas 12GB. Namun itu semua merupakan paket tambahan.

Di luar Viu dan Hooq, Telkomsel juga menawarkan layanan video streaming dari Catchplay, perusahaan asal Taiwan. Mereka menawarkan data 2GB untuk menonton berbagai film dengan masa aktif 30 hari dengan harga Rp66.000.

Jika dibandingkan kompetitor, Telkomsel punya jenis paket hiburan yang lebih variatif. Indosat misalnya dengan IM3 Ooredoo menawarkan semua 'paket sampingan' dalam satu paket internet besar bernama Freedom Combo.

Pengguna yang memakai paket internet itu bisa sekaligus menikmati layanan musik Spotify dan layanan video Iflix tanpa perlu membeli paket tambahan lain.

Harga paket Freedom Combo pun bervariasi mulai dari Rp59.000 dengan bonus 1GB untuk akses Spotify dan Iflix hingga paket senilai Rp199.000 dengan bonus akses kedua layanan itu sebanyak 5GB.

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah

Persoalan Gadget Blackmarket yang Murah


Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Gadget Blackmarket yang banyak menimbulkan masalah
Harga yang terbilang murah membuat ponsel black market (BM) kerap dipilih konsumen. Padahal, bila membelinya, pengguna justru malah akan dirugikan.

Hal ini disampaikan CEO Meizu Indonesia Leakey, saat berbincang dengan Kami beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, banyaknya ponsel BM beredar di pasaran, membuat vendor pusing tujuh keliling.

Pasalnya, keberadaan ponsel tersebut dapat merusak pasar dan memberi kerugian yang tidak sedikit bagi konsumen. "Sangat-sangat merugikan konsumen," kata Leakey.

Saat ini, vendor ponsel tidak dapat berbuat banyak untuk membendung masuknya perangkat BM ke Indonesia. Mereka hanya bisa mengajak konsumen memilih ponsel resmi.

"Lewat website dan media sosial Meizu, kami mengajak konsumen untuk memilih produk resmi," tutur Leakey.

Untuk membedakan perangkat BM dan resmi sendiri memang cukup sulit. Karena secara bentuk dan spesifikasi relatif sama. Tapi, memang kebanyakan ponsel BM selalu dibanderol jauh lebih murah ketimbang resmi.

Leakey menyarankan lebih baik membayar lebih mahal untuk membeli produk resmi. Sebab keuntungan yang diterima konsumen jauh lebih banyak. Paling utama adalah ketenangan.

Konsumen akan mendapat garansi resmi. Dengan demikian, ketika terjadi kerusakan perangkat, mereka dapat mengklaim perbaikan di service center.

"Banyak ponsel BM yang masuk ke service center, tapi garansinya tidak berlaku," ungkap pria berkacamata itu.

Leakey berharap pemerintah dapat bertindak tegas untuk mengatasi masuknya ponsel BM di Indonesia. Pasalnya, jika tidak ditanggulangi, maka akan merusak pasar. Padahal vendor sudah berusaha memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

"Kami percaya dengan Undang-Undang yang berlaku di sini. Semoga pemerintah dapat segera mengatasi," pungkas Leakey.

Penggunaan IMEI Bisa Mengatasi Black Market

Peredaran ponsel ilegal di pasar gelap (black market) masih saja merajalela. Memang diperlukan langkah tegas untuk membabat habis ruang bagi ponsel BM, dengan memblokir IMEI misalnya.

Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Banyak cara untuk mengecek IMEI gadget kita
Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) menyebutkan, banjir ponsel BM semakin deras mendekati Lebaran.

Mulai dari lapak online sampai pusat perdagangan ponsel di Roxymas dan mal Ambasador, dikatakan Lee jadi tempat berbagai tipe ponsel BM dijajakan para penjualnya.

"Masalah black market ini gak ada habisnya, tetap banjir sekarang. Apalagi mendekati lebaran," ujarnya saat berbincang dengan Kami, Rabu (15/6/2016).

Maka dari itu, Lee mendorong pemerintah untuk lebih berani memerangi ponsel ilegal yang secara jelas tak menyetor pajak ke negara. Salah satu cara yang diusulkan adalah dengan melakukan pemblokiran IMEI.

Ada tiga kementerian -- yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan — yang memiliki peran dalam menggolkan aturan pemblokiran IMEI tersebut, jelas Lee.

"Tiga kementerian ini harus kompak untuk membahasnya. Agar negara tak terus-terusan rugi (ponsel BM karena tak bayar pajak)," pungkasnya.

Menurut Gadget Enthusiast Lucky Sebastian, IMEI alias International Mobile Equipment Identity ibarat 'KTP' bagi setiap perangkat. Jadi pada smartphone sebenarnya ada dua tanda identitas, kalau di kita seperti KTP.

Pertama adalah serial number, ini identitas dari pabrikan. Kedua adalah identitas untuk menggunakan network, yang kita kenal dengan nama IMEI, yang terdiri dari kode unik 15 angka. Di dalamnya terdapat grup kode untuk menentukan perangkat jalan di jaringan apa, misalnya GSM atau CDMA.

"IMEI ini akan terbaca oleh operator, jadi yang tahu banyak soal perangkat apa ada dimana adalah operator," kata Lucky.

IMEI pastinya bisa diblokir, dimana secara teknis hal ini bisa dilakukan oleh operator atas restu regulator. Alhasil, kalau IMEI diblok, perangkat tersebut tidak bisa menggunakan network dari operator, tetapi tetap jalan via WiFi. Intinya tidak bisa digunakan untuk fungsi telepon dan data dengan SIM operator.

"Seperti di Amerika atau negara-negara Eropa yang menjual perangkat dengan sistem kontrak. Cara menjaga sistem kontrak ini adalah dengan memblok IMEI, jadi hanya dengan kartu operator tertentu device tersebut akan jalan," lanjut lucky.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah IMEI yang sudah diblokir bisa diakali untuk digunakan seperti kondisi normal? Jawabannya, bisa saja dalam beberapa kasus.

Misalnya kita membeli sebuah smartphone yang di sananya sistem kontrak, katakanlah milik T-Mobile. Sesuai tipenya, banyak di website menawarkan unlock device, dengan membayar sejumlah uang tertentu, mereka akan memberikan kode unlock.

Karena biasanya, pada sistem kontrak, setelah device habis sistem kontraknya, pelanggan bisa mengajukan unlock IMEI kepada operator sehingga bisa dipakai dengan SIM dari operator lain. Nah, celah ini yang digunakan untuk membeli kode unlock.

"Beberapa device juga lock IMEI-nya dilakukan pada software perangkat, sehingga bisa diakali dengan software tertentu untuk unlock," jelas Lucky.

Jadi, jika IMEI diblok oleh operator maka si perangkat tidak dapat menggunakan SIM dari operator tersebut. Hanya saja, di Indonesia kan ada beberapa operator, pertanyaannya apakah memungkinkan semua operator memberlakukan blok yang sama pada imei tertentu? Ya bisa saja. Tetapi lain cerita jika sudah berbeda negara.

"Jadi bisa saja perangkat yang diblok oleh operator Indonesia, tetap bisa digunakan di operator luar," Lucky menandaskan.

Saturday, April 22, 2017

Dua Startup Indonesia yang Berangkat ke Google Amerika

Dua Startup Indonesia yang Berangkat ke Google Amerika


Dua perusahaan rintisan (startup) asal Indonesia berkesempatan diboyong ke markas Google yang bertempat di Mountain View, California, Amerika Serikat.

Selain Indonesia, ada satu lagi startup dari negara lain yang dibawa untuk menghadiri konferensi tahunan Google I/O yang digelar pada 16-18 Mei 2017 mendatang. Yaitu dari Meksiko.

STARTUP MENJAMUR DI INDONESIA, HANYA SEDIKIT YANG SUKSES

Startup yang dimaksud adalah Pasienia (Indonesia), Reblood (Indonesia), dan Croquetero (Meksiko). Ketiganya yang terpilih dari 469 pelamar dari anggota Google Business Groups (GBG) dan para enterprenir independen di 26 negara.

Disebutkan, pengajuan tersebut merepresentasikan ide-ide besar dari enterpreneur di seluruh dunia, termasuk di antaranya Brasil, Mesir, Maroko, Nigeria, Pakistan, Peru, hingga Uganda.

"Sebagai bentuk usaha Google dalam menginspirasi para entrepreneur untuk dapat mengarahkan bisnis mereka ke ranah online, Google mengundang para anggota GBG global untuk dapat berpartisipasi dalam sebuah kompetisi dan berbagi bagaimana internet dan teknologi mendorong mereka untuk melakukan hal-hal yang luar biasa," ujar Google dalam siaran persnya, Senin (10/4/2017).

Baik Pasienia, Reblood, dan Croquetero nantinya akan mendapat kesempatan untuk bertemu para ahli teknologi, inovator, dan pemimpin bisnis.

Sejumlah usaha ini menunjukkan bagaimana bisnis online juga dapat meningkatkan kontribusi sosial yang positif--baik secara lokal, nasional, dan bahkan global.

1. Pasienia


Start up besutan alumni UGM “Pasienia” dinobatkan sebagai pemenang dalam kompetisi Google Business Group (GBG) Stories. Aplikasi ini berhasil menjadi  juara dunia dengan menyisihkan 468 aplikasi lain dari berbagai negara di dunia.

“Dengan kemenangan ini kami diberikan kesempatan untuk bergabung dalam Google I/O Conference di Mountain View, California pada pertengahan Mei 2017,” ungkap CEO Pasienia, Fadli Wilihandarwo, saat dihubungi, Kamis (20/4).

Kompetisi GBG Stories merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Google untuk  menginspirasi para wirausaha mengarahkan bisnisnya ke ranah online. Pada tahun ini, kompetisi diikuti 469 peserta dari berbagai negara di dunia, seperti Brazil, Mesir, Meksiko, Maroko, Nigeria, Pakistan, Peru, Indonesia dan lainnya.

Fadli menyebutkan seleksi kompetisi google dimulai pada akhir tahun 2016 lalu dan berlangsung cukup ketat. Dari 496 peserta yang mendaftar selanjutnya disaring menjadi 9 aplikasi terbaik. Kemudian, dari jumlah tersebut diseleksi kembali 3 besar terbaik. Hasilnya, Pasienia berhasil menempati urutan pertama. Sementara posisi kedua dan ketiga  secara berturut-turut, yaitu start up Reblood dari Indonesia dan strat up Croquetero dari Meksiko. Para pemenang diberikan kesempatan berkunjung ke kantor Pusat Google untuk bertemu dengan inovator dan pemimpin bisnis digital.

“Pengumuman pemenang baru 6 April kemarin dan alhamdulilah terpilih menjadi juara pertama dalam ajang kompetisi bergengsi ini. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan aplikasi Pasienia ini,”papar alumnus Fakultas Kedokteran UGM ini.

Pasienia merupakan sebuah aplikasi berbasis Android yang menghubungkan antar pasien yang tengah dalam masa pengobatan. Melalui aplikasi ini para pasien dapat berbagi informasi  terkait penyakit yang diderita berdasar pengalaman dan pengetahuan dari dokter. Aplikasi ini dikembangkan Fadli bersama dengan tiga rekannya saat masih menjalani kuliah di UGM, yaitu Dimas Ragil Mumpuni, Haydar Ali Ismail, dan Nur Hildayanti Utami pada 2015 silam dari ajang Innovative Academy 2 UGM.


“Lewat timeline pasien, para pasien dengan penyakit yang sama bisa saling curhat dan memotivasi satu sama lain. Sementara melalui timeline dokter, pasien juga dapat berkonsultasi dengan dokter secara online,”jelasnya.

Aplikasi ini telah dirilis di play store dengan lebih dari 7 ribu pengguna dan mendapatkan rating pengguna 4,2. Hingga kini terdapat sekitar 3.500 interaksi antar pengguna yang saling berkomunikasi lewat aplikasi ini.

2. Redblood

Reblood Indonesia, sebuah startup yang didirikan oleh Lenika Sari Njoto Boedioetomo(22) merupakan sebuah aplikasi yang membant masyarakat menemukan informasi seputar donor darah. Aplikasi ini menghubungkan antara PMI dengan rumah sakit dalam lingkup nasional.

Awal mula Leonika memutuskan untuk menjadi entrepreneur atau membangun startup dimulai tahun 2014. Berawal dari mengerjakan project aplikasi untuk bank darah dan rumah sakit, Leonika dan rekan-rekan memutuskan untuk bisa melakukan manfaat yang lebih besar melalui entrepreneurship. Karena kami yakin bahwa entrepreneurship bisa membawa kesejahteraan lebih terhadap masyarakat luas.

Pengorbanan yang Leonika lakukan terutama adalah waktu dan kesempatan. Leonika menghabiskan waktu yang sekiranya dapat digunakan untuk diri sendiri (main, nonton, dsb), serta kesempatan untuk bekerja di perusahaan. Tapi Leonika sudah mantap untuk melakoni dunia startup dengan fokus setelah lulus kuliah.


Berawal dari berita-berita yang sering kami dengar terkait kebutuhan darah oleh pasien di rumah sakit serta kebutuhan darah nasional yang belum terpenuhi setiap tahunnya (hanya terpenuhi 3,8 dari 4,8 juta kebutuhan), kami mencari penyebab-penyebab permasalahan tersebut. Kami menemukan bahwa diperlukan waktu yang cukup lama (sekitar 30 menit) untuk melakukan pemesanan darah oleh rumah sakit, karena proses yang masih manual padahal bisa dilakukan lebih cepat dengan bantuan IT, sehingga lahirlah BloobIS.

Friday, April 21, 2017

Facebok Ingin Kembangkan Teknologi Pembaca Otak Manusia

Facebok Ingin Kembangkan Teknologi Pembaca Otak Manusia


Facebook mengungkap salah satu divisi yang selama ini dirahasiakannya, yang disebut Building 8. Divisi ini mengembangkan berbagai teknologi canggih.

Dikutip Blog Tekno Informasi dari Reuters, Kamis 20 April 2017 divisi yang dipimpin mantan kepala riset Pentagon Regina Dugan tersebut saat ini sedang mengembangkan teknologi yang memungkinkan manusia berkomunikasi dengan pikiran dan sentuhan.

Dugan menyebutkan, salah satu proyek yang dikerjakan Building 8 sejauh ini adalah teknologi yang membuat orang bisa mengetikkan kata-kata menggunakan pikiran mereka.

"Ini terdengar mustahil, namun sangat mungkin direalisasikan," kata Dugan.

Saat ini, dengan menggunakan implan otak, orang bisa mengetik delapan kata per menit dengan pikiran. Tujuan Facebook, bekerjasama dengan para peneliti dari sejumlah universitas di Amerika Serikat (AS), agar orang bisa mengetik dengan cepat menggunakan pikiran.

"Teknologi ini bisa membantu difabel. Kita juga bisa mengetik pesan ke teman, tanpa perlu mengetik di ponsel," sebutnya.

Proyek Building 8 lainnya, disebutkan Dugan, adalah mewujudkan komunikasi melalui sentuhan. Ide ini merupakan pengembangan dari tulisan Braille untuk tunanetra.

Sebuah video demo memperlihatkan bagaimana dua karyawan Facebook berbicara satu sama lain melalui sentuhan. Salah satu karyawan bernama Frances, menggunakan perangkat elektronik di tangannya.

Sementara yang lainnnya, Freddy, menggunakan program komputer untuk mengirimkan perubahan tekanan pada perangkat di tangan Frances.

"Jika Anda menanyakan Frances apa yang dirasakannnya, dia akan mengatakan bahwa dia mempelajari untuk merasakan bentuk akustik sebuah kata di tangannya," ujarnya.

Wednesday, April 19, 2017

Rahasia Samsung Raih Sukses di Dunia Gadget

Rahasia Samsung Raih Sukses di Dunia Gadget

Bos Samsung vs Bos Apple
Jika berbicara soal elektronik, pasti nama produk teknologi asal Korea, Samsung tak asing lagi di telinga Kamu. Pasalnya, produk teknologi asal Korea, Samsung Electronics Indonesia (SEIN) sejak tahun 1991 terus mengedepankan inovasinya untuk konsumen Indonesia.

Bahkan di tahun 2012, SEIN berhasil meraih posisi terdepan untuk total pasar ponsel.  Kemudian di tahun 2013 untuk pasar televisi, mesin cuci, dan lemari es kategori premium.

Sejak tahun 2007, produk teknologi asal Korea, Samsung berhasil mengembangkan bisnisnya hampir 10x lipat. Berikut rahasianya hingga bisa terus memikat pasar Indonesia:

Mengenal dan mengetahui kebutuhan konsumen

Ini adalah salah satu kunci keberhasilan SEIN di seluruh dunia. Tak hanya mendirikan pabrik saja, tetapi SEIN juga mengembangkan R&D lokal. SEIN memberikan nilai lebih dalam setiap produk yang diciptakannya. Jadi konsumen mendapatkan kemudahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengerjakan pekerjaan, hingga menciptakan peluang.

"Aku suka menggambar pakai pensil, karena itu begitu melihat produk teknologi asal Korea, Samsung Note punya S Pen Aku langsung tertarik. Ternyata pakai S Pen itu asyik sekali, bisa mengatur tebal tipisnya tiap goresan, bisa pilih warna juga," ujar Devi Tresnasari, seorang profesional muda yang berkantor di kawasan CBD, Jakarta.

Baca Juga : Timbal balik Samsung Untuk Warga Indonesia

Hal yang sama juga diakui oleh Reza Indrawan, seorang mahasiswa di Jakarta.  "Gadget produk teknologi asal Korea, Samsung itu punya fitur sharing, semacam shortcut yang membuat kita bisa masuk ke daftar kontak WhatsApp. Pokoknya mempermudah kita untuk sharing di WhatsApp. Terus, ada fitur Split Screen yang membuat kita bisa buka dua aplikasi sekaligus, misalnya membuka map sambil balas WhatsApp," ucapnya.

Edukasi masyarakat

SEIN terus mengedepankan inovasinya tak hanya pada produk saja, tetapi juga pada bidang marketing, layanan konsumen, dan layanan purna jual. SEIN memiliki misi untuk membawa konsumen ke tingkat hidup yang lebih bahagia dengan memperkenalkan, mengajak, dan mengedukasi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan juga mengoptimalkan teknologi.  Salah satunya melalui visi Internet of Things (IOT) dan produk teknologi asal Korea, Samsung SmartHome pada tiap produk SEIN.

"Kami percaya bahwa saat ini adalah titik puncak dari transformasi peralatan rumah tangga. IOT dan produk teknologi asal Korea, Samsung SmartHome akan benar-benar mengubah hubungan kita dengan teknologi. Bayangkan bila kita bisa mematikan dan menghidupkan lampu atau AC di rumah kita dari kantor karena semua peralatan itu sudah terhubung dengan gadget produk teknologi asal Korea, Samsung kita. Itu akan memberikan kemudahan yang membuat hidup kita menjadi lebih bahagia," tukas Jo Semidang, Corporate Marketing Director SEIN.

SEIN membangun sebuah toko produk teknologi asal Korea, Samsung terlengkap bernama produk teknologi asal Korea, Samsung Super Store yang bekerja sama dengan distributor lokal. Melalui toko ini, masyarakat bisa berkonsultasi mengenai produk Samsung, merasakan pengalaman peralatan digital yang dapat terintegrasi dengan produk produk teknologi asal Korea, Samsung lainnya, hingga menikmati pelayanan purna jual.

Memanjakan konsumen

Melalui layanan purna jual Myproduk teknologi asal Korea, Samsung Service, masyarakat bisa mengakses call center 24 jam sehari dan 7 hari seminggu serta bantuan via online, seperti live chat, email, dan hotline yang tersebar di 200 titik di seluruh Indonesia. Konsumen dapat mengaksesnya secara praktis melalui mobile apps.

"Kami meyakini bahwa apa yang produk teknologi asal Korea, Samsung lakukan saat ini adalah untuk memberikan inspirasi serta berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik, melalui pemahaman yang dapat menjawab kebutuhan konsumen akan suatu produk, inovasi, dan layanan. Dedikasi produk teknologi asal Korea, Samsung untuk menciptakan inovasi terbaik serta membawa perubahan bagi sekitar akan menjadi nilai yang akan terus kami tanamkan," kata Jo.

Tak hanya itu, SEIN turut memberikan sumbangsihnya melalui sejumlah program citizenship atau tanggung jawab sosial korporasi. Di antaranya program One Village One Program (OVOP), produk teknologi asal Korea, Samsung Smart Library, Sono School di beberapa rumah sakit, dan Rumah Belajar Samsung.

Dukungan global

SEINyang termasuk bagian dari produk teknologi asal Korea, Samsung Electronics Co., Ltd. mendapatkan dukungan dari R&D yang kuat di tingkat global. Satu dari lima pekerja produk teknologi asal Korea, Samsung di seluruh dunia bergabung di tim R&D dan produk teknologi asal Korea, Samsung memiliki 6 pusat desain juga 1.700 desainer di seluruh dunia. Maka dari itu, berbagai inovasi terus bermunculan untuk memudahkan kebutuhan konsumen.

Baca Juga : Rancangan Smartphone Samsung Membuat Hidup Makin Mudah

Kini produk teknologi asal Korea, Samsung juga tengah membangun suatu ekosistem digital terintegrasi, GALAXY Ecosystem. Nantinya pengguna smartphone dapat menikmati pengalaman dan kemudahan memenuhi gaya hidup mereka. Perangkat yang bisa terintegrasi di antaranya adalah perangkat smartphone produk teknologi asal Korea, Samsung GALAXY Note 7, perangkat wearable seperti GALAXY Gear VR 2, E35earphone (iconX), smartwatch GALAXY Gear S2, dan kamera 360, GALAXY Gear 360. Semua perangkat bisa saling terkoneksi secara terintegrasi melalui smartphone.

Dengan berkomitmen untuk selalu fokus pada pedoman perusahaan, menciptakan inovasi mulai dari produk, pengalaman konsumen, layanan purna jual hingga kegiatan sosial, serta dukungan global, SEIN terus hadir memberikan inovasi terbaiknya untuk Indonesia.

Timbal Balik Samsung Untuk Indonesia

Timbal Balik Samsung Untuk Indonesia


Sebagai brand ternama di Indonesia, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung tidak hanya berfokus untuk menampilkan inovasi produk dan layanannya saja. Di sisi lain, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Electronics Indonesia (SEIN) juga turut berinovasi dan kontribusi untuk masyarakat Indonesia.

Beberapa waktu lalu, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung memberikan kesempatan bagi Deri Rian Suhendra untuk mengikuti pelatihan selama enam bulan di Rumah Belajar produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung (RSB) di Cikarang.

 Baca Juga : Rancangan Smartphone Samsung membuat Hidup Makin Mudah

“Setelah lulus dari RBS Cikarang sebenarnya sudah ada perusahaan yang mau memberi saya pekerjaan, tapi saya pikir lebih baik saya membuka usaha sendiri sehingga sekaligus bisa memberi pekerjaan bagi teman lain,” ujar Deri yang kini membuka usaha jasa servis AC membagikan kisahnya ketika menghadiri peresmian RBS di Banjarmasin.

Melalui program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Corporate Citizenship (SCC), SEIN juga fokus untuk menciptakan perubahan positif bagi Indonesia yang lebih baik. Dengan menggabungkan program SCC lokal dan global. Kini SEIN memfokuskan kegiatannya di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kesehatan.

Pendidikan

Salah satu program strategis SCC SEIN adalah Rumah Belajar Samsung. Dengan bantuan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), RBS memberikan pelatihan di bidang peralatan elektronik, seperti peralatan rumah tangga, audio visual, telepon genggam, dan teknologi informasi kepada generasi muda. Pelatihan berlangsung selama 6 bulan hingga 1 tahun atau setingkat Diploma 1.

Kini RBS sudah berdiri di Jakarta, Cikarang, Medan, Makassar dan Banjarmasin. Sejak tahun 2012, RBS telah mendidik lebih dari 2.000 peserta dan meluluskan lebih dari 500 orang. Dalam kegiatannya, RBS menggandeng sejumlah pihak, seperti Kantor Kesejahteraan Sosial Provinsi dan Kantor Pendidikan Provinsi. Oleh karena itu sebagian peserta pelatihan berasal dari panti-panti sosial maupun dari kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Kami menerima kehadiran RBS dengan terbuka karena selaras dengan kurikulum yang kami terapkan. Sejauh ini, warga sekitar sangat antusias mendaftar. Mereka bersama siswa kami bisa ikut belajar bersama di sore hari setelah jam pelajaran usai," kata Kepala Sekolah SMK YPT, Siti Masitah pada saat pembukaan RBS di Banjarmasin.

RBS juga dilengkapi dengan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Smart Library (SSL). SSL adalah perpustakaan digital. Di SSL pengunjung bisa mengakses buku-buku digital melalui beberapa unit produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Galaxy Tab dan gadget produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung lainnya.  Saat  ini SEIN sudah mengoperasikan SSL di RBS Makassar, Banjarmasin, K-Lounge ITB di Bandung, dan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Experience Service Center di Jakarta.

Program lain SEIN di bidang pendidikan, yakni Smart Learning Class (SLC). Bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), SLC memberdayakan para guru melalui peningkatan kemampuan mereka di bidang e-learning.  SEIN telah membuka SLC di Makassar tahun 2016 untuk tempat pelatihan e-learning bagi guru-guru di Sulawesi Selatan.

Pemberdayaan Masyarakat

Mendukung program ‘One Village One Project’ (OVOP) dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, serta Korean Trade-Investment Agency (KOTRA), SEIN membantu meningkatkan produktivitas dan pemberian akses informasi, pelatihan pemasaran online, dan pemberian alat produksi kepada Koperasi Wanita Stagen di Desa Batu Jai dan Koperasi Harapan Bersatu di Bakan Daya, Lombok.

Koperasi Wanita Stagen adalah penghasil kerajinan tangan Ikat Tenun, sedangkan Koperasi Harapan Bersatu penghasil kerajinan tangan Ketak. Setelah kedua koperasi dilatih dan dibantu membuat akun media sosial dan fanpage, mereka langsung menerima pertanyaan dari sejumlah peminat dan calon pembeli melalui akun media sosial mereka. 

“Gadget, akun sosial, dan fanpage yang diperkenalkan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung menjadi aset koperasi, memudahkan pembeli mengenal produk-produk koperasi, dan menghubungi langsung ke koperasi,” kata H. Amir Husen, SE., Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah.

H. Amir berharap bantuan fasilitas alat produksi, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Tab dan pelatihan pemasaran bisnis online dapat menambah keahlian UKM dalam mengelola koperasi dan meningkatkan efektivitas sistem produksi, sekaligus kreativitas pembuatan kerajinan tangan.

Kesehatan

Di bidang kesehatan, SEIN melakukan sejumlah program untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih sehat. SEIN mendukung Program ‘Water Sanitation and Hygiene’ (WASH) yang merupakan program kerja sama antara Kantor Pusat Samsung, Palang Merah Korea, Palang Merah Indonesia dan Federasi Internasional Palang Merah, serta Bulan Sabit Merah.

Program WASH bertujuan memperbaiki akses air, sanitasi, dan promosi tentang pentingnya kesehatan. SEIN sudah melakukan program WASH di Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Selain akses air dan sanitasi, SEIN juga melibatkan karyawannya untuk ikut serta dalam program ‘Global Volunteering Month’ (GVM). Bekerja sama dengan Habitat for Humanity dalam program GVM, para karyawan terlibat dalam membangun rumah untuk masyarakat di Desa Wonosari, Semarang.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel medis di bidang peralatan USG, SEIN melakukan program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School di Jakarta dan Surabaya. produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School Jakarta bekerja sama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia, sedangkan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School Surabaya dengan RSUD Dr. Soetomo dan FK Universitas Airlangga.

Selain berbagai program terencana tersebut, SEIN juga melakukan sejumlah kegiatan yang bersifat darurat, terutama program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Care dalam Penanggulangan Bencana Alam.  Melalui produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Care, SEIN telah ikut serta membantu korban banjir di Jakarta, Gempa Yogyakarta dan bencana Tsunami di Aceh. Selain itu, SEIN juga mengucurkan dana melalui World Food Program (WFP). 

Berkat berbagai inovasi dan kontribusi yang diberikan untuk masyarakat Indonesia, SEIN berhasil terpilih dari 2.200 perusahaan Korea di Indonesia sebagai penerima ‘Best CSR Award 2016’. Penghargaan tersebut diterima SEIN dari perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Korea Trade Investment & Promotion Agency, dan Kedutaan Korea Selatan.

Tentang Teknologi 10 Core Pertama di Dunia

Tentang Teknologi 10 Core Pertama di Dunia


Rutin setiap tahun Intel selalu merilis kekuatan prosesor tercanggih dalam seri Extreme Edition. Di 2016 lalu, Intel punya prosesor dengan 10 core.

Seri Extreme Edition merupakan kekuatan prosesor canggih yang dibuat untuk para pemain game, overclocker dan para antusias perakit komputer. Teknologi Core i7-6950X pertama kali diperkenalkan di ajang Computex 2016.

Teknologi Core i7-6950X tidak hanya dibekali teknologi terkini Intel, tapi di dalamnya juga ditanamkan 10 inti prosesor. Ya, 10 inti yang masing-masing bisa dipakai untuk melakukan proses.

Tiap inti kekuatan prosesor tersebut memiliki kecepatan 3 GHz yang masih bisa bertambah hingga 3,5 GHz berkat fungsi Turbo Boost.

Agar tetap prima pada saat menjalankan berbagai aktivitas berat secara bersamaan, fitur Intel Hyper-Threading juga masih ditanamkan. Jadi meski secara fisik Teknologi Core i7-6950X punya 10 inti, namun sistem operasi mengenalinya dengan 20 inti (10 inti virtual).

Dengan thread sebanyak itu, Intel yakin kekuatan prosesor Teknologi Core i7-6950X ini bisa tetap lancar ketika pengguna memainkan sekaligus merekam game beresolusi 4K dan menayangkannya secara streaming dalam resolusi Full HD (1.920 x 1.080) pada kanal video game, Twitch.

Untuk para videografer profesional, Teknologi Core i7-6950X juga bisa menyelesaikan berbagai proses rendering dengan lebih cepat jika dibandingkan dengan kekuatan prosesor Extreme Edition generasi sebelumnya, Teknologi Core i7-5960X. Intel mencatat, proses rendering 3D, mengedit video pada aplikasi Adobe Premier Pro, dan transcoding video masing-masing bisa dipercepat hingga 35 persen, 25 persen dan 20 persen.

Untungnya, seluruh lini kekuatan prosesor yang termasuk anggota keluarga Broadwell-E ini masih menggunakan soket 2011-v3 yang sebelumnya digunakan untuk lini kekuatan prosesor dengan codename Haswell-E pada chipset X99. Itu artinya, pengguna kekuatan prosesor Haswell-E tidak perlu memperbarui mainboard yang digunakannnya jika ingin memperbarui prosesornya.

Dengan performa yang luar biasa tersebut, Intel membanderolnya dengan harga yang sangat tinggi, yakni US$1.723 (sekitar Rp23 juta). Di saat yang sama, Intel juga merilis seri Extreme Edition yang lebih terjangkau untuk Kamu yang merasa kemahalan.

Di antaranya adalah Teknologi Core i7-6900K (octa-core; 3,2 GHz), Teknologi Core i7-6850K (hexa-core; 3,6 GHz), dan Teknologi Core i7-6800K (hexa-core; 3,4 GHz). Masing-masing dijual dengan harga US$1.089 (sekitar Rp14 juta), US$ 617 (sekitar Rp8,5 juta), dan US$434 (sekitar Rp 5,9 juta). Semua kekuatan prosesor tersebut rencananya akan tersedia dalam waktu dekat ini.

Layaknya seri Extreme Edition sebelumnya, seluruh lini kekuatan prosesor ini mendukung konfigurasi quad-channel memory. Konfigurasi multiplier-nya pun tidak dikunci sehingga pengguna bisa melakukan overclock untuk meningkatkan performanya lebih tinggi lagi.

Batalnya Intel Developer Forum

Batalnya Intel Developer Forum


Produsen mikroprosesor Intel memastikan batal menggelar konferensi besar yang mereka adakan setiap tahun. Keputusan Intel tersebut tak lepas dari kondisi pasar personal computer (PC) yang makin lesu dari tahun ke tahun.

Berdasarkan laporan Business Insider, ajang tahunan Intel Developers Forum (IDF) rencananya akan berlangsung pada 15 - 17 Agustus di San Francisco. Namun melalui situs Intel baru diketahui bahwa mereka batal menyelenggarakannya.

"Intel telah mengubah portofolio acaranya dan memutuskan meninggalkan program IDF di masa depan," tulis Intel di situs resminya, Selasa 18 April 2017.

Keputusan menghentikan IDF ini tak berlaku untuk tahun ini saja, tapi juga untuk selamanya. Padahal selama ini IDF menjadi tempat Intel memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka setiap tahunnya.

IDF merupakan ajang Intel memperkenalkan beberapa produk populer mereka seperti prosesor generasi ke-6 dan ke-7 yang biasa disebut Skylake dan Kaby Lake. Di ajang ini pula, Intel memamerkan ke publik teknologi penyimpan data bernama Optane yang diklaim lebih canggih dari HDD maupun SSD biasa.

Keputusan Intel menghapus IDF dari kalender mereka tak bisa tidak dikaitkan dengan keadaan pasar PC yang melemah lima tahun terakhir. Meroketnya ponsel cerdas dan tablet merupakan faktor utama yang menenggelamkan PC.

Selain itu, faktor inovasi yang cenderung minim membuat PC makin ditinggal konsumen. Padahal di sisi lain, teknologi ponsel berkembang dengan cepat.

Data dari IDC menunjukkan pengiriman PC ke pasar di seluruh dunia di tahun 2016 berada di angka negatif sebesar 5,7 persen, turun menjadi 260.183.000 unit dari 275.790.000 unit.

Itu sebabnya Intel dikabarkan bakal beralih fokus ke pengembangan sektor teknologi baru seperti mobil swakemudi, kecerdasan buatan, dan Internet of Things. Sehingga ada kemungkinan Intel akan menggelar beberapa ajang yang lebih kecil dari IDF untuk memperkenalkan produk terbaru mereka di tiga sektor baru tadi.

Saturday, April 15, 2017

Perspektif Manusia dan Kemajuan Teknologi Informasi

Perspektif Manusia dan Kemajuan Teknologi Informasi

Manusia dan Perspektif Pikirannya kepada kemajuan teknologi
Manusia dan Perspektif Pikirannya kepada kemajuan teknologi
Pengertian globalisasi dapat diartikan sebagai mendunianya berbagai masalah di internal, nasional, dan regional. Masalah yang semula hanya berputar pada tingkat lokal, nasional dan regional secara cepat akan berkembang menjadi masalah di dunia.

Batas-batas fisik antar Negara yang semula membatasi lalu lintas orang, tenaga kerja, barang dan jasa, modal, teknologi, informasi, dalam era globalisasi menjadi begitu transparans tanpa adanya garis geografis yang membatasinya lagi, namun globalisasi bukanlah sebuah hal yang harus ditakuti dan dihindari, tetapi justru hasus disongsong dengan melakukan berbagai pembenahan sumber swadaya manusia atau human yang diantaranya meliputi peningkatan kualitas sumber swadaya manusia atau human yang berdaya saing.

Pengaruh globalisasi khususnya berkaitan dengan penguasaan teknologi informasi telah menimbulkan suatu perubahan tatanan kehidupan manusia atau human yang sedemikian cepatnya, dimana tidak ada satupun daerah yang tidak terjangkau oleh penyebaran informasi.

Dengan terjadinya perubahan yang cepat dalam masyarakat, maka bersamaan dengan itu terjadi pula perubahan cepat dalam pola berpikiran dan berkelakuan tiap individu maupun organisasi, termasuk TNI.

Media komunikasi dan informasi, dimasa kini telah berkembang jaringan komunikasi langsung yang bernama internet.Seperti halnya dengan berbagai teknologi baru di masa lalu, internet dan jaringan informasi langsung lainnya pasti akan berpengaruh besar pula pada dunia militer.Para prajuritpun sudah sangat paham bahwa sistem informasi telah mengubah dunia dengan cepat.

Organisasi yang menggunakan internet pasti akan mengalami kemajuan dibandingkan dengan organisasi yang tidak menggunakan internet, bahkan akan tertinggal atau mungkin tidak akan mampu menghadapi persaingan.

Fungsi internet begitu pentingnya bagi manusia atau human, diantaranyauntuk membuka semua pintu informasi dan data di seluruh dunia, untuk mengetahui berita maupun data yang nyata atau rekayasa untuk tujuan-tujuan tertentu, dan untuk mencari perbandingan-perbandingan data maupun informasi.

Di samping menguntungkan, kemajuan teknologi informasi juga menimbulkan suatu dampak yang negatif, terutama karena tingkat kesiapan masyarakat yang masih rendah dalam menerima dan menganalisis informasi.

Informasi yang sifatnya menghasut, yang dapat menimbulkan ketidakstabilan kehidupan masyarakat, baik politik, ekonomi, sosial budaya maupun Hankam.

Bagi kelompok masyarakat yang berpendidikan rendah, tidak menutup kemungkinan masyarakat yang sedemikian ini mudah terpengaruh isu yang tidak benar dan menyesatkan, sehingga dapat menimbulkan kerawanan yang berakibat timbulnya perbuatan serta tindakan yang amoral atau melawan hukum.

Informasi yang tidak factual, apalagi yang mengandung agitasi dan propaganda harus diwaspadai karena dapat menyesatkan berpikiran dan tindakanmasyarakat, terutama kelompok masyarakat berpendidikan rendah contoh isu seputar upah buruh dan outsourching yang dieksploitasi besar-besaran, seolah-olah pemerintah menyengsarahkan buruh.Akibatnya massa buruhbertindak brutal dan anarkhis.Demikian juga isu-isu SARA yang sering dipublikasikan besar-besaran di media massa, bila tidak disikapi secara bijak, akan mudah memancing emosi massa.

Apabila kita memperhatikan peristiwa-peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, yang dipublikasikan melalui media massa seperti peristiwa amuk massa, pengrusakan atau blockade fasilitas-fasilitas umum, jalan, tempat ibadah, perkantoran, pertokoan dll; makaperistiwa-peristiwa tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi, karena tindakan seperti itu, bukanlah karakter pribadi bangsa Indonesia, kepribadian kita adalah pribadi yang santun dan berbuat sesuai koridor hukum karena Negara kita adalah Negara hukum.

Sebagai contoh Aksi Demonstrasi buruh yang turun ke jalan baru-baru ini, yang menuntut kenaikan upah buruh sebesar 50 % dan menolak kenaikan upah buruh sebesar 10 % serta menolak system Outsouching, yang dilakukan dengan mengganggu kelancaranarus lalu lintas danmelakukan sweping terhadap rekan-rekan mereka yang tetap bekerja dan tidak mau turun ke jalan.

Kerugian dari peristiwa tersebut tidak hanya terkait dengan kerugian materi tetapi adanya kerugian yang jauh lebih mahal harganya, yaitu jatuhnya nama bangsa Indonesia.

Ada dua alasan mengapa masyarakat pada umumnya sangat mudah percaya olehisu-isu tanpa mengecek lebih dahulu kebenarannya, yaitu pertama, masyarakat Indonesia sudah terlalu sering menerima rekayasa informasi yang selama ini di kembangkan, sehingga sangat berpengaruh pada cara masyarakat memahami atau melihat suatu berita.

Kedua, karena pendidikan sebagian besar masyarakat yang masih rendah, sehingga rentan terpengaruh oleh isu-isu dan gampangikut-ikutan masyarakat yang lainnya, meskipun isu tersebut belum tentu benar.

Implikasi lain dari kecanggihan teknologi informasi adalah bahwa rahasia Negara yang selama ini terjaga denganketat akan mudahdi aksesolehpihaklain.

Perlengkapan teknologi yang modern seperti alat penyadap elektronik rahasia, komputer, kamera infra merah, satelit mata-mata merupakan sahabat aparat intelijen dari semua Negara.

Sebagai contoh penyadapan beberapa waktu lalu yang di sinyalir dilakukan oleh Negara-negara tertentu terhadap Indonesia, telah menyadarkan kita semua betapa pentingnya mengenali dan memahami cara kerja alat-alat komunikasi dan informasi sekaligus membentengi sistem informasi kita dari kemungkinan pembocoran atau penyadapan informasi rahasia.

Sejalan dengan hal itu, berbagai upaya, harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran isu-isu yang negatif yang dibuat atau dihembuskan oleh pihak-pihak yangtidak bertanggungjawab atau oleh masyarakat sendiri yang tanpa disadari telah menjadi agent of issue, baik dari luar maupun dalam negeri yang hendak memecah belah bangsa Indonesia.

Secara internal TNI sebagai kekuatan inti dalam system pertahanan Negara, harus membentuk personelnya menjadi prajurit yang memiliki jati diri dan kepribadian Sapta Marga serta memiliki keahlian dan ketrampilan di bidang Teknologi Informasi dan Sistem Informasi agar dapat mempelopori upaya-upaya untuk mencegah isu-isu yang negatif di lingkungan masyarakat Indonesia.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan, diantaranya :


Pertama, pembinaan.



Untuk melaksanakan kebijakan dan strateginya secara optimal demi ketahanan masyarakat, maka diperlukan personel-personel yang tangguh, berkualitas dan mempunyai jiwa kejuangan yang tinggi.MakaTNI berupaya melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan profesionalisme personelnya di bidang komunikasi dan informasi dengan memperhatikan perkembangan-perkembangan yang terjadi di sekitarnya.

Dengan peningkatan profesionalisme di bidang komunikasi dan informasi diharapkan agar anggota TNI dimanapun berada tetap mempunyai semangat juang tinggi, sifat kepemimpinan dan kepeloporan dalam upaya optimalisasi ketahanan masyarakat Indonesia terhadap informasi.

Dengan sifat dan ketrampilan yang dimiliki, maka personel TNI dapat memberikan ketauladanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat secara bertahap dapat mencontoh TNI untuk menangkal terhadap beredarnya isu yang tidak benar.

Kedua, Ketauladanan.



Seperti telah dijelaskan, bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini cenderung mudah percaya isu bahkan untuk menyebarkan isu yang belum tentu benar. Oleh karena itu sangat penting bagi setiap personel TNI untuk memberikan ketauladanan kepada masyarakat bangsa tercinta ini untuk menghilangkan atau mengurangi sikap mental yang mudah termakan oleh isu.

Ketauladanan yang ditampilkan adalah :


a. TNI sebagai organisasi, TNI menjadi pelopor memberikan informasi secara transparans, apabila tersebar berita negatif yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa. Sedangkan sebagai individu setiap personel TNI jangan terlalu mudah percaya isu yang belum di uji kebenarannya.

b. Setiap anggota TNI mampu memberikan contoh dalam hal disiplin pribadi yang merupakan dasar disiplin nasional. Hal ini ditampilkan dengan menerapkan setiap peraturan, norma ataupun hukum yang berlaku dalam setiap tindak tanduknya, disiplin pribadi juga mencakup keteguhan hati yang tidak mudah dibelokkan haluannya oleh isu, agitasi dan propaganda.

c. Menampilkan profil TNI yang tetap solid dalam menghadapi situasi apapun, walaupun misalnya diterpa isu yang menyatakan telah terjadi perpecahan dalam tubuh TNI.


Ketiga, pendekatan persuasif.


Anggota TNI harus mampu menumbuhkan keyakinan dalam diri masyarakat agar mereka menyadari bahwa kepercayaan terhadap informasi yang belum di uji kebenarannya adalah sangat merugikan persatuan dan kesatuan bangsa.

Diharapkan dengan keyakinan ini akan timbul kemantapan rasa harga diri masyarakat, merasa bahwa betapa rendahnya martabat bila memimpikan harapan-harapan kosong terhadap isu sesat. Di samping hal tersebut tentunya akan timbul suatu kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap setiap tindak tanduknya.

Untuk dapat melaksanakan upaya mencegah terjadinya penyebaran isu dengan metode pembinaan, ketauladanan dan persuasif dapat digunakan cara-cara penyampaian dalam bentuk ceramah atau sosialisasi melalui komunikasi sosial dan informasi lainnya, dengan sasaran seluruh lapisan masyarakat, agar dapat diharapkan terbentuknya masyarakat yang antisipatif terhadap isu yang negatif.

Peluang untuk melaksanakan upaya ini cukup terbuka lebar, karena pada hakekatnya, TNI AD cukup mempunyai sumber swadaya manusia atau human terutama disatuan-satuan Kowil untuk dapat diberdayakan dalam meningkatkan ketahanan masyarakat.

Akhirnya, sangat jelas bahwa dalam era globalisasi sekarang ini, yang ditandai dengan kemajuan Teknologi Informasi, kita senantiasa tidak hanya harus pandai menggunakan media Informasi, tetapi juga harus pandai mengelola dan menyikapi dampaknya.