Wednesday, April 19, 2017

Timbal Balik Samsung Untuk Indonesia

Timbal Balik Samsung Untuk Indonesia


Sebagai brand ternama di Indonesia, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung tidak hanya berfokus untuk menampilkan inovasi produk dan layanannya saja. Di sisi lain, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Electronics Indonesia (SEIN) juga turut berinovasi dan kontribusi untuk masyarakat Indonesia.

Beberapa waktu lalu, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung memberikan kesempatan bagi Deri Rian Suhendra untuk mengikuti pelatihan selama enam bulan di Rumah Belajar produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung (RSB) di Cikarang.

 Baca Juga : Rancangan Smartphone Samsung membuat Hidup Makin Mudah

“Setelah lulus dari RBS Cikarang sebenarnya sudah ada perusahaan yang mau memberi saya pekerjaan, tapi saya pikir lebih baik saya membuka usaha sendiri sehingga sekaligus bisa memberi pekerjaan bagi teman lain,” ujar Deri yang kini membuka usaha jasa servis AC membagikan kisahnya ketika menghadiri peresmian RBS di Banjarmasin.

Melalui program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Corporate Citizenship (SCC), SEIN juga fokus untuk menciptakan perubahan positif bagi Indonesia yang lebih baik. Dengan menggabungkan program SCC lokal dan global. Kini SEIN memfokuskan kegiatannya di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kesehatan.

Pendidikan

Salah satu program strategis SCC SEIN adalah Rumah Belajar Samsung. Dengan bantuan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), RBS memberikan pelatihan di bidang peralatan elektronik, seperti peralatan rumah tangga, audio visual, telepon genggam, dan teknologi informasi kepada generasi muda. Pelatihan berlangsung selama 6 bulan hingga 1 tahun atau setingkat Diploma 1.

Kini RBS sudah berdiri di Jakarta, Cikarang, Medan, Makassar dan Banjarmasin. Sejak tahun 2012, RBS telah mendidik lebih dari 2.000 peserta dan meluluskan lebih dari 500 orang. Dalam kegiatannya, RBS menggandeng sejumlah pihak, seperti Kantor Kesejahteraan Sosial Provinsi dan Kantor Pendidikan Provinsi. Oleh karena itu sebagian peserta pelatihan berasal dari panti-panti sosial maupun dari kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Kami menerima kehadiran RBS dengan terbuka karena selaras dengan kurikulum yang kami terapkan. Sejauh ini, warga sekitar sangat antusias mendaftar. Mereka bersama siswa kami bisa ikut belajar bersama di sore hari setelah jam pelajaran usai," kata Kepala Sekolah SMK YPT, Siti Masitah pada saat pembukaan RBS di Banjarmasin.

RBS juga dilengkapi dengan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Smart Library (SSL). SSL adalah perpustakaan digital. Di SSL pengunjung bisa mengakses buku-buku digital melalui beberapa unit produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Galaxy Tab dan gadget produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung lainnya.  Saat  ini SEIN sudah mengoperasikan SSL di RBS Makassar, Banjarmasin, K-Lounge ITB di Bandung, dan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Experience Service Center di Jakarta.

Program lain SEIN di bidang pendidikan, yakni Smart Learning Class (SLC). Bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), SLC memberdayakan para guru melalui peningkatan kemampuan mereka di bidang e-learning.  SEIN telah membuka SLC di Makassar tahun 2016 untuk tempat pelatihan e-learning bagi guru-guru di Sulawesi Selatan.

Pemberdayaan Masyarakat

Mendukung program ‘One Village One Project’ (OVOP) dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, serta Korean Trade-Investment Agency (KOTRA), SEIN membantu meningkatkan produktivitas dan pemberian akses informasi, pelatihan pemasaran online, dan pemberian alat produksi kepada Koperasi Wanita Stagen di Desa Batu Jai dan Koperasi Harapan Bersatu di Bakan Daya, Lombok.

Koperasi Wanita Stagen adalah penghasil kerajinan tangan Ikat Tenun, sedangkan Koperasi Harapan Bersatu penghasil kerajinan tangan Ketak. Setelah kedua koperasi dilatih dan dibantu membuat akun media sosial dan fanpage, mereka langsung menerima pertanyaan dari sejumlah peminat dan calon pembeli melalui akun media sosial mereka. 

“Gadget, akun sosial, dan fanpage yang diperkenalkan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung menjadi aset koperasi, memudahkan pembeli mengenal produk-produk koperasi, dan menghubungi langsung ke koperasi,” kata H. Amir Husen, SE., Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah.

H. Amir berharap bantuan fasilitas alat produksi, produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Tab dan pelatihan pemasaran bisnis online dapat menambah keahlian UKM dalam mengelola koperasi dan meningkatkan efektivitas sistem produksi, sekaligus kreativitas pembuatan kerajinan tangan.

Kesehatan

Di bidang kesehatan, SEIN melakukan sejumlah program untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih sehat. SEIN mendukung Program ‘Water Sanitation and Hygiene’ (WASH) yang merupakan program kerja sama antara Kantor Pusat Samsung, Palang Merah Korea, Palang Merah Indonesia dan Federasi Internasional Palang Merah, serta Bulan Sabit Merah.

Program WASH bertujuan memperbaiki akses air, sanitasi, dan promosi tentang pentingnya kesehatan. SEIN sudah melakukan program WASH di Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Selain akses air dan sanitasi, SEIN juga melibatkan karyawannya untuk ikut serta dalam program ‘Global Volunteering Month’ (GVM). Bekerja sama dengan Habitat for Humanity dalam program GVM, para karyawan terlibat dalam membangun rumah untuk masyarakat di Desa Wonosari, Semarang.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel medis di bidang peralatan USG, SEIN melakukan program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School di Jakarta dan Surabaya. produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School Jakarta bekerja sama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia, sedangkan produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung SONO School Surabaya dengan RSUD Dr. Soetomo dan FK Universitas Airlangga.

Selain berbagai program terencana tersebut, SEIN juga melakukan sejumlah kegiatan yang bersifat darurat, terutama program produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Care dalam Penanggulangan Bencana Alam.  Melalui produk teknologi asal Korea, yaitu Samsung Care, SEIN telah ikut serta membantu korban banjir di Jakarta, Gempa Yogyakarta dan bencana Tsunami di Aceh. Selain itu, SEIN juga mengucurkan dana melalui World Food Program (WFP). 

Berkat berbagai inovasi dan kontribusi yang diberikan untuk masyarakat Indonesia, SEIN berhasil terpilih dari 2.200 perusahaan Korea di Indonesia sebagai penerima ‘Best CSR Award 2016’. Penghargaan tersebut diterima SEIN dari perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Korea Trade Investment & Promotion Agency, dan Kedutaan Korea Selatan.

Rancangan Smartphone Samsung Membuat Hidup Lebih Mudah

Rancangan Smartphone Samsung Membuat Hidup Lebih Mudah


Di era digital seperti saat ini, semua orang menginginkan hal yang serba praktis dan efisien. Melihat fenomena tersebut, Samsung kini menawarkan rancangan deisgn atau sebuah konsep yang matang Smart Home dan Smart Things untuk memenuhi gaya hidup masa kini.

Secara sederhana, rancangan deisgn atau sebuah konsep yang matang ini memudahkan mengatur rumah dengan teknologi, contohnya jam tangan pintar. Jadi hanya tinggal mengucapkan perintah melalui jam tersebut, maka teknologi akan merespons.

Sebagai contoh, jika hendak mematikan lampu maka hanya tinggal memberi perintah tersebut melalui jam tangan pintar. Begitu pun jika ingin membersihkan rumah maka setelah menerima perintah, vacuum cleaner dan mesin cuci bisa langsung bekerja.

Bahkan dengan rancangan deisgn atau sebuah konsep yang matang ini, pemilik rumah dapat memantau rumah dari jarak jauh melalui ponsel yang terhubung dengan kamera di dalam rumah.

“Smart Home dan Smart Things memberi konsumen kendali jarak jauh pada semua perangkat yang sudah terintegrasi. Selain itu, semua perangkat yang sudah saling terintegrasi itu mampu saling berkomunikasi , seperti mesin cuci yang berkomunikasi kepada TV atau ponsel untuk memberi informasi kepada konsumen,” kata Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia.

Rancangan deisgn atau sebuah konsep yang matang Smart Home dan Smart Things sejalan dengan visi Internet of Thing (IOT) yang diusung oleh Samsung.

“Kami percaya bahwa saat ini adalah titik puncak dari transformasi peralatan rumah tangga. IOT akan benar-benar mengubah hubungan kita dengan teknologi. Samsung menekankan pentingnya visi IOT dan Samsung Smart Home, yaitu sebuah rumah dengan peralatan baru, sensor, konektivitas, dan komponen pintar untuk membuat hidup lebih mudah,” ucap Jo.

Untuk mewujudkan Smart Home, Samsung telah bermitra dengan industri Open Connectivity Foundation (OCF). OCF merupakan sebuah konsorsium industri yang didedikasikan untuk IOT (Internet Of Things).

Samsung juga mengakuisisi Smart Things, start up bisnis terkemuka yang mengembangkan produk yang membuat IOT dan Smart Home menjadi bagian hidup konsumen di masa depan.

Sampai saat ini Samsung telah mengembangkan sejumlah perangkat untuk menunjang rancangan deisgn atau sebuah konsep yang matang Smart Home, antara lain Starter Kit, Hub, Motion Sensor, Multi Sensor, dan Power Outlet. Semua perangkat itu dapat dihubungkan dengan produk rumah tangga Samsung yang dapat diatur dan dikendalikan melalui sebuah remote.

“Inovasi Smart Home yang dapat memberikan konsumen konektivitas dengan berbagai perangkat rumah tangga, Smart Things untuk memberikan mereka kemudahan dan kebahagiaan dalam kehidupan,” kata Jo.

Kini Smart Home itu bukan sekadar konsep, tetapi perlahan-lahan sudah menjadi kenyataan. Anda pun bisa mewujudkannya. Bukan di masa depan, tetapi sekarang. Tertarik? Selamat datang di Smart Home dan Smart Things Samsung.

Motor Rakitan Pulogadung Ini Siap Ekspor Ke Luar Negri

Motor Rakitan Pulogadung Ini Siap Ekspor Ke Luar Negri


Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), kembali menambah jumlah modelnya untuk kebutuhan pasar ekspor. Kali ini motor yang dipilih berjenis skuter matik (skutik), yaitu XMAX 300 cc rakitan dari pabriknya di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Presiden Direktur YIMM, Minoru Morimoto mengatakan negara-negara di Eropa menjadi destinasi tujuan ekspor untuk XMAX asal Kawasan Industri Pulo Gadung itu. Rencananya, ekspor mulai akan dilakukan di bulan ini.

"Kami akan mulai di April ini. Kali pertama, Yamaha Indonesia produksi XMAX untuk diekspor ke Eropa," kata Morimoto di kantornya Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (18/4).

Menurut Morimoto tidak hanya XMAX, adapun model lain yang sudah terlebih dulu masuk ke dalam pasar ekspor Yamaha Indonesia, diantaranya R25, R3 dan NMAX. Kegiatan ekspor ditujukan juga untuk Amerika hingga Asia, seperti Jepang, Australia dan sebagainya.

Ia berharap, kegiatan ekspor ke depan akan jauh lebih besar daripada saat ini. Terlebih, ia melihat kontribusi yang diberikan dengan ekspor kepada pemerintah juga perekonomian tanah air akan lebih baik.

"Kami ingin memperluas kegiatan ekspor untuk masa yang akan datang," ujarnya.

Sementara, Wakil Presiden YIMM,Dyonisius Betty menargetkan ekspor untuk XMAX akan mencapai 24 ribu unit sampai penghujung 2017. Untuk Eropa, YIMM membidik Italia, Inggris dan Prancis. Sedangkan Asia, Taiwan, China, Turki, Austalia hingga Jepang.

"Itu yang masih dalam ekspor utuh, belum yang minta dirakit di sana (negara tujuan)," kata Dyon.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE)  Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengapresiasi langkah Yamaha Indonesia dalam meningkatkan kegiatan ekspor.

Bagi Putu, dengan menambah jumlah tentunya akan menyerap dan menambah jumlah lapangan pekerjaan.

"Industri sepeda motor Yamaha ikut menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan," kata Putu.

Dyon melanjutkan, sampai saat ini tercatat sedikitnya ada 17 ribu masyarakat yang terserap dan menjadi pekerja di Yamaha Indonesia. Angka itu juga belum termasuk kepada produksi komponen sampai diler.

"Kalau dihitung-hitung sudah satu juta orang sama keluarga saya, dari industri ini," kata Dyon.

Trump Kick Barrack Obama dari Grub WhatsApp

Trump Kick Barrack Obama dari Grub WhatsApp


Sebuah video pendek di 9GAG berupa parodi perbincangan pemimpin dunia usai pelantikan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat mendadak viral.



Dalam video yang baru diunggah di akun Instagram 9GAG itu, digambarkan ada beberapa figur pemimpin dunia terkenal seperti Angela Merkel, Obama, Vladimir Putin, Theresa May, Kim Jong Un dan tentu saja Trump, yang sedang berbincang di sebuah grup di WhatsApp.

Diawali oleh mantan Presiden Amerika Serikat dua periode, Barrack Obama yang terpaksa mengikutsertakan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump ke dalam grup "World Leaders", percakapan dimulai. Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump yang baru saja dilantik itu segera mendominasi obrolan.

Pada video itu juga ditunjukkan bagaimana Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump mendepak mantan Presiden Amerika Serikat dua periode, Barrack Obama ketika ia ditunjuk sebagai admin grup dan kedekatannya dengan Putin.

Meski sangat berbau lelucon, video singkat itu meringkas hubungan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump dengan pemimpin negara besar seperti Jerman, Rusia, dan Inggris.

Sudah diketahui umum Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump menjalin hubungan dekat dengan Putin. Kemesraan mereka telah ditunjukkan ke publik dalam beberapa kesempatan.

Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump juga dikenal berseberangan dengan kebijakan pro-imigran yang diberlakukan oleh Jerman di bawah Merkel.

Hingga berita ini ditulis, video percakapan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump dkk, telah diputar 4 juta kali dalam kurun 12 jam saja, dan mengundang lebih dari 30 ribu komentar.

Trump Akan Hapus Situs Perubahan Iklim

Trump Akan Hapus Situs Perubahan Iklim


Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Pemerintahan dari Presiden Terpilih Amerika Serikat Tahun 2017, Donald Trump meginstruksikan menghapus semua konten dan halaman resmi pemerintah mengenai perubahan iklim. dari Presiden Terpilih Amerika Serikat Tahun 2017, Donald Trump menganggap perubahan iklim sebagai hoax belaka.

Berdasarkan laporan The Independent pada Rabu, 25 januari, instruksi itu ditujukan kepada Agen Perlindungan Lingkungan (EPA), badan perlindungan lingkungan di Amerika Serikat, yang selama ini meneliti dampak perubahan iklim.

Situs EPA selama ini memuat data gas rumah kaca dari industri maupun dari laporan badan penelitian lain yang sama-sama menggambarkan penyebab dan dampak perubahan iklim.

Kini sejumlah ilmuwan di EPA mengaku berusaha menyelamatkan bagian-bagian terpenting di situs mereka yang akan segera dihapus pemerintah.

"Jika situs ditutup, kerja kami bertahun-tahun soal perubahan iklim akan menghilang," kata salah seorang pejabat EPA kepada Reuters.

Pada Selasa (24/1) lalu, pejabat EPA sebelumnya mengirimkan pesan kepada staf mereka untuk menutup laman perubahan iklim di situs mereka yang berisi tautan ke beberapa penelitian ilmiah dan data rinci soal emisi gas rumah kaca.

Diperkirakan konten tersebut akan dihapus pada Rabu waktu setempat. Dari pantauan ke situs mereka, laman mengenai perubahan iklim terlihat masih ada. Sejumlah tautan ke sejumlah riset pun masih bisa diakses.

Namun ketidakpercayaan dari Presiden Terpilih Amerika Serikat Tahun 2017, Donald Trump kepada perubahan iklim setidaknya sudah terlihat di situs Gedung Putih. Mereka menghapus segala rujukan perubahan iklim dengan rencana kebijakan energi.

Kala masih bertarung di kampanye pemilihan presiden AS, dari Presiden Terpilih Amerika Serikat Tahun 2017, Donald Trump memang berkali-kali menyebut perubahan iklim adalah hoax yang diembuskan China untuk memenangi kompetisi dengan perusahaan AS.

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air
Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman.

Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences, seperti ditulis Digital Trend. Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi.

Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan.

Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada spektrum yang lebih tinggi, turbulensi menengah dapat saja meningkat hingga 94 persen. Menengah hingga kuat meningkat 127 persen, dan turbulensi kuat meningkat 149 persen.

Peningkatan ini terjadi lantaran velositas angin yang lebih kuat pada aliran mesin jet akibat peralihan atau berubahnya iklim. Velositas angin yang makin tidak stabil ini juga membuat perjalanan udara makin tak stabil. Peningkatan kadar CO2 atau Karbon Dioksida di udara yang dituding jadi penyebab fenomena ini.

Dr. Paul Williams, yang melakuan penelitian ini menyebutkan, “Bagi kebanyakan pelanggan, turbulensi ringan tidak akan berarti selain hanya ketidaknyamanan kecil. Namun, untuk pelanggan yang gugup, turbulensi ringan ini dapat saja memperparah keadaan.

Bagaimanapun, pelanggan yang sering terbang pun mungkin terpengaruh oleh turbulensi kuat yang meningkat 149 persen," terangnya. Bahkan menurut Paul, turbulensi kuat ini seringkali membuat pelanggan dan petugas pesawat masuk rumah sakit.

Tentang Teknologi 10 Core Pertama di Dunia

Tentang Teknologi 10 Core Pertama di Dunia


Rutin setiap tahun Intel selalu merilis kekuatan prosesor tercanggih dalam seri Extreme Edition. Di 2016 lalu, Intel punya prosesor dengan 10 core.

Seri Extreme Edition merupakan kekuatan prosesor canggih yang dibuat untuk para pemain game, overclocker dan para antusias perakit komputer. Teknologi Core i7-6950X pertama kali diperkenalkan di ajang Computex 2016.

Teknologi Core i7-6950X tidak hanya dibekali teknologi terkini Intel, tapi di dalamnya juga ditanamkan 10 inti prosesor. Ya, 10 inti yang masing-masing bisa dipakai untuk melakukan proses.

Tiap inti kekuatan prosesor tersebut memiliki kecepatan 3 GHz yang masih bisa bertambah hingga 3,5 GHz berkat fungsi Turbo Boost.

Agar tetap prima pada saat menjalankan berbagai aktivitas berat secara bersamaan, fitur Intel Hyper-Threading juga masih ditanamkan. Jadi meski secara fisik Teknologi Core i7-6950X punya 10 inti, namun sistem operasi mengenalinya dengan 20 inti (10 inti virtual).

Dengan thread sebanyak itu, Intel yakin kekuatan prosesor Teknologi Core i7-6950X ini bisa tetap lancar ketika pengguna memainkan sekaligus merekam game beresolusi 4K dan menayangkannya secara streaming dalam resolusi Full HD (1.920 x 1.080) pada kanal video game, Twitch.

Untuk para videografer profesional, Teknologi Core i7-6950X juga bisa menyelesaikan berbagai proses rendering dengan lebih cepat jika dibandingkan dengan kekuatan prosesor Extreme Edition generasi sebelumnya, Teknologi Core i7-5960X. Intel mencatat, proses rendering 3D, mengedit video pada aplikasi Adobe Premier Pro, dan transcoding video masing-masing bisa dipercepat hingga 35 persen, 25 persen dan 20 persen.

Untungnya, seluruh lini kekuatan prosesor yang termasuk anggota keluarga Broadwell-E ini masih menggunakan soket 2011-v3 yang sebelumnya digunakan untuk lini kekuatan prosesor dengan codename Haswell-E pada chipset X99. Itu artinya, pengguna kekuatan prosesor Haswell-E tidak perlu memperbarui mainboard yang digunakannnya jika ingin memperbarui prosesornya.

Dengan performa yang luar biasa tersebut, Intel membanderolnya dengan harga yang sangat tinggi, yakni US$1.723 (sekitar Rp23 juta). Di saat yang sama, Intel juga merilis seri Extreme Edition yang lebih terjangkau untuk Kamu yang merasa kemahalan.

Di antaranya adalah Teknologi Core i7-6900K (octa-core; 3,2 GHz), Teknologi Core i7-6850K (hexa-core; 3,6 GHz), dan Teknologi Core i7-6800K (hexa-core; 3,4 GHz). Masing-masing dijual dengan harga US$1.089 (sekitar Rp14 juta), US$ 617 (sekitar Rp8,5 juta), dan US$434 (sekitar Rp 5,9 juta). Semua kekuatan prosesor tersebut rencananya akan tersedia dalam waktu dekat ini.

Layaknya seri Extreme Edition sebelumnya, seluruh lini kekuatan prosesor ini mendukung konfigurasi quad-channel memory. Konfigurasi multiplier-nya pun tidak dikunci sehingga pengguna bisa melakukan overclock untuk meningkatkan performanya lebih tinggi lagi.